RELX Buktikan Komitmennya pada Pecegahan Paving di Bawah Umur

Selasa, 22 Juni 2021 - 18:08 WIB
loading...
RELX Buktikan Komitmennya...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - RELX International, produsen rokok elektrik , meluncurkan RELX Pledge yang fokus pada perlindungan anak di bawah umur, konsumen, dan mata pencaharian ekonomi. RELX International berjanji untuk berkontribusi pada komunitas tempat mereka beroperasi, di bawah tiga pilar utama: Guardian Program, Golden Shield, and Green Shoots.

Leina Chedid, Kepala Pemasaran untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, menyampaikan soal Guardian Program. Program itu merupakan sebuah inisiatif yang dimulai dari pengembangan produk hingga penjualan, pencegahan penggunaan produk vape pada anak di bawah umur melalui upaya bersama dengan pengecer untuk meningkatkan upaya identifikasi di tempat.

“Sejak awal pendirian, pencegahan konsumsi di kalangan muda telah menjadi bagian integral dari nilai utama perusahaan RELX International. Program Guardian kami berlaku di setiap sisi penjualan dan pemasaran dan mendukung sistem legislasi dan regulasi yang efektif untuk mencegah pembelian dan penggunaan produk kami oleh anak-anak,” katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (22/6/2021).

Baca juga:Tompi Tolak Minta Maaf, Jerinx SID Sebut Psiko dan Megalomania

Bersama dengan Leina, Jonathan Ng, Kepala Urusan Eksternal Global RELX International, mengumumkan langkah-langkah yang diambil perusahaan tersebut untuk memastikan adanya tindakan yang diambil di seluruh industri untuk mencegah penggunaan rokok elektrik di kalangan anak di bawah umur, termasuk di dalamnya pemberantasan produk palsu.

Perusahaan vape ini mengatakan, inisiatif Golden Shield merupakan sebuah kemitraan dengan sejumlah pemangku kepentingan termasuk di dalamnya melibatkan petugas bea cukai, dirancang untuk melindungi konsumen dengan mengeliminasi produk palsu dan selundupan yang beredar di pasar.

“RELX International dengan bangga memastikan bahwa produk kami diproduksi dengan standar kualitas tinggi dan kontrol pemeriksaan yang sangat ketat. Sayangnya, ada banyak RELX palsu dan produk selundupan lainnya dengan konten yang tidak diketahui isinya di luar sana. Kami bekerja sama dengan firma investigasi, platform e-commerce, dan otoritas lokal untuk menyingkirkan produk semacam itu dari pasar,” kata Jonathan Ng.

Golden Shield milik RELX telah berhasil mengawal 28 kasus, menyingkirkan lebih dari 550.000 produk parsu dari pasar dan lebih dari 77.000 website sejak tahun 2019.

Jonathan juga membahas Program Green Shoots milik RELX, sebuah inisiatif yang dibuat untuk memberi kembali kepada masyarakat, menggunakan pengalaman perusahaan untuk membantu calon wirausahawan dan pemilik usaha kecil lainnya mengarahkan bisnis mereka ke jalur pertumbuhan dan kesuksesan bisnis.

Baca juga:Muncul Varian Alfa dan Delta, Ahli Virologi: Mutasi Bukan Sesuatu yang Buruk

“Startup dan usaha kecil adalah tulang punggung ekonomi masyarakat di seluruh dunia. Sebagai perusahaan yang tumbuh dari startup, kami memahami banyak tantangan yang dihadapi bisnis kecil setiap hari. Melalui program Green Shoots, kami berharap dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kami untuk membantu mereka berada di jalur yang benar menuju pertumbuhan dan kesuksesan,” tambahnya.

Masih menurut Jonathan Ng, RELX Pledge didesain untuk mengenalkan era tanggung jawab dan keamanan yang baru dalam industri vape. Dia berharap ke depannya inisiatif ini akan membawa manfaat baik bagi semua orang. Artinya hanya produk RELX asli yang digunakan oleh vapers dewasa atau orang dewasa yang mencari alternatif untuk merokok.

“Perlindungan terhadap anak di bawah umur merupakan masalah yang kami anggap sangat serius, sesuai yang tertuang dalam komitmen kami. Kami dengan tulus berharap pelaku industri yang lain dapat berkomitmen untuk ikut serta dalam era tanggung jawab yang baru ini,” tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
APVINDO: Regulasi Vape...
APVINDO: Regulasi Vape Harus Berdasar Kajian Ilmiah dan Menyeluruh
Respons Aturan Whip...
Respons Aturan Whip Pink dan Vape, 4 Asosiasi Tekankan Pentingnya Dialog
Mendorong Kewirausahaan...
Mendorong Kewirausahaan Berbasis AI dan Transisi Energi Berkelanjutan di Indonesia
Arief Muhammad Kini...
Arief Muhammad Kini Jadi Boss FOOM, Siap Perkuat Positioning Brand
MDI Portfolio Impact...
MDI Portfolio Impact Report 2025 Tunjukkan Dampak Lintas Sektor dari Startup
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Anak-anak Kian Rentan...
Anak-anak Kian Rentan di Dunia Digital, Pemkot Tangerang Dukung Optimalisasi PP Tunas
Gelar Tes Urine, Konsumen...
Gelar Tes Urine, Konsumen Vape di Bekasi Tegaskan Negatif Narkoba
Rekomendasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved