Sri Mulyani Bicara Ekonomi Tumbuh 8%, Netizen: Dengerin Aja...

Rabu, 23 Juni 2021 - 12:34 WIB
loading...
Sri Mulyani Bicara Ekonomi...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi di kisaran 7,1% hingga 8,3% di kuartal II/2021 menuai beragam komentar di dunia maya. Namun, kebanyakan netizen sulit percaya jika ekonomi bisa tumbuh hingga 8% di kuartal II ini.

Baca Juga: Covid-19 Mengganas, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Batal Capai 8%

Terlebih, Sri Mulyani belakangan juga menyuarakan kekhawatiran akan dampak lonjakan kasus Covid-19 terhadap ekonomi Indonesia. Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan lonjakan Covid-19 akan berimbas pada geliat perekonomian.

Menanggapi Sri Mulyani, akun @ketumProDEMnew menyebutkan pernyataan menkeu tersebut sangat tidak bisa dipercaya. "Padahal, waktu buat proyeksi ekonomi di kuartal II/2021 akan tumbuh 8,3% pun di saat Corona. Sementara jauh sebelum Corona, ekonomi juga tak pernah tumbuh 8,3%. Jual harapan, tapi kinerja nyusahin!," tulis akun tersebut seperti dikutip SINDOnews, Rabu (23/6/2021).

Bahkan, akun @NcuhRiwo lebih pesimistis lagi. Menurutnya, perekonomian Indonesia sudah hancur. "Sudah telat! Perekonomian sudah hancur2an baru pesimis!" tulisnya.

Baca Juga: Anggota Parlemen Irlandia: Israel Tak Bisa Lagi Kabur dari Tanggung Jawab

Sementara, akun @liputankerja menyebutkan agar pernyataan menkeu tersebut lebih baik didengarkan saja. "Mendengar curhatan Bu Sri Mulyani soal ekonomi, walau beliau pesimis kayak pesimisnya mahasiswa semester akhir...Dengerin aja supaya mengurangi beban mereka," tuturnya.

DSiketahui, proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II yang di kisaran 7,1% hingga 8,3% antara lain didasarkan pada besarnya kontraksi di kuartal II tahun sebelumnya, serta peningkatan konsumsi masyarakat bertepatan dengan momentum Ramadhan dan Idul Fitri di kuartal II tahun ini.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved