Penyerapan Lapangan Kerja Baru Turun di Tengah Pandemi Corona

Senin, 20 April 2020 - 17:49 WIB
loading...
Penyerapan Lapangan...
Realisasi lapangan kerja baru pada kuartal pertama tahun 2020 tercatat baru 303.085 atau lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal IV/2019 yang mencapai 330,539. Foto/Dok
A A A
Realisasi lapangan kerja baru pada kuartal pertama tahun 2020 tercatat baru 303.085 atau lebih rendah jika dibandingkan dengan kuartal IV/2019 yang mencapai 330,539 lapangan kerja baru. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, penurunan ini dikarenakan adanya pandemi virus corona (covid-19).

"Kuartal IV, biasanya di triwulan terakhir semua perusahaan dengan waktu sempit tetapi harus menyelesaikan pekerjaannya, mereka menambah jumlah pekerja," ujar Bahlil, di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Dia pun optimis realisasi lapangan kerja baru sebesar 1,2 juta pada tahun ini bisa tercapai. Pasalnya realisasi lapangan kerja pada kuartal I/2020 meningkat tajam jika dibandingkan kuartal I/2019 235.401 lapangan kerja baru. "Realisasi ini dapat tercapai karena akan membantu menopang ekonomi Indonesia dari sisi konsumsi rumah tangga," bebernya

Sebagai informasi, realisasi lapangan kerja dari investasi asing mencapai 151.919 tenaga kerja, meningkat dari kuartal I/2019 sebesara 137.487 tenaga kerja. Namun, realisasi ini turun dibandingkan kuartal IV/2019 yang mencapai 158.910 tenaga kerja.

Sementara itu, realisasi lapangan kerja dari investasi dalam negeri mencapai 151.166 tenaga kerja, meningkat dari posisi periode yang sama tahun lalu sebesar 141.153 tenaga kerja.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Link and Match Pendidikan-Dunia...
Link and Match Pendidikan-Dunia Kerja, Wilmar Dukung Program Magang Mahasiswa
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Kondisi Ketenagakerjaan...
Kondisi Ketenagakerjaan RI Lampu Kuning, 1,5 Juta Calon Pekerja Tak Terserap Setiap Tahun
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
UBM Bahas Tren Tenaga...
UBM Bahas Tren Tenaga Kerja Pariwisata Global di Studium Generale 2026
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved