Harga Sahamnya Meroket 14.000% Sejak IPO, Ini Penjelasan DCII
Rabu, 30 Juni 2021 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai penetapan harga IPO sebesar Rp420 per saham, dia menjelaskan bahwa penetapan harga didasarkan metode valuasi perusahaan pada umumnya, yaitu berdasarkan nilai buku dan pendapatan Perseroan, dimana berdasarkan laporan keuangan audited DCII per 31 Agustus 2030, ekuitas sebesar Rp646 miliar dan pendapatan sebesar Rp105 miliar.
"Dengan harga IPO sebesar Rp420 per saham, nilai PBV sebesar 1,55x dan PER 8,09x dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp1 triliun. Penentuan harga tersebut dengan pertimbangan bahwa penawaran ini adalah penawaran perdana dan belum ada perusahaan dengan industri sejenis yang telah diperdagangkan di Bursa," paparnya.
Baca Juga: India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China
Nicholas juga menjelaskan bahwa pada saat harga saham DCII mengalami peningkatan di Januari-Februari 2021, Perseroan sempat melakukan observasi atas pergerakan saham DCII berdasarkan data dari Daftar Pemegang Saham (DPS) harian Perseroan. "Dari observasi tersebut, Perseroan tidak dapat menyimpulkan apakah pergerakan tersebut berada di dalam batas normal atau tidak," ucapnya.
Perseroan juga menjawab mengenai pertanyaan kerja sama proyek H2 dengan salah satu pengusaha ternama, Anthoni Salim yang juga merupakan pemegang saham DCII sebanyak 11,12% atau 265.033.461 saham. "Ide dan rencana kerja sama dengan Anthoni Salim muncul pada sekitar awal tahun 2021. Selain proyek H2, saat ini Perseroan belum memiliki rencana kerja sama lainnya dengan Anthoni Salim," jelas dia.
"Dengan harga IPO sebesar Rp420 per saham, nilai PBV sebesar 1,55x dan PER 8,09x dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp1 triliun. Penentuan harga tersebut dengan pertimbangan bahwa penawaran ini adalah penawaran perdana dan belum ada perusahaan dengan industri sejenis yang telah diperdagangkan di Bursa," paparnya.
Baca Juga: India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China
Nicholas juga menjelaskan bahwa pada saat harga saham DCII mengalami peningkatan di Januari-Februari 2021, Perseroan sempat melakukan observasi atas pergerakan saham DCII berdasarkan data dari Daftar Pemegang Saham (DPS) harian Perseroan. "Dari observasi tersebut, Perseroan tidak dapat menyimpulkan apakah pergerakan tersebut berada di dalam batas normal atau tidak," ucapnya.
Perseroan juga menjawab mengenai pertanyaan kerja sama proyek H2 dengan salah satu pengusaha ternama, Anthoni Salim yang juga merupakan pemegang saham DCII sebanyak 11,12% atau 265.033.461 saham. "Ide dan rencana kerja sama dengan Anthoni Salim muncul pada sekitar awal tahun 2021. Selain proyek H2, saat ini Perseroan belum memiliki rencana kerja sama lainnya dengan Anthoni Salim," jelas dia.
(fai)
Lihat Juga :