Setelah 'Divaksin' PSBB, IHSG Diramal Kebal dari Dampak PPKM Darurat

Rabu, 30 Juni 2021 - 21:15 WIB
loading...
Setelah Divaksin PSBB,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Masyarakat tengah digaungkan kebijakan baru pemerintah terkait PPKM darurat . Namun wacana tersebut dinilai tidak memengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini yang naik 0,16% pada posisi Rp5.985.

Research analyst MNC Sekuritas, Aqil Triyadi, mengatakan pernyataan dari pemerintah yang akan memberlakukan PPKM darurat tidak memengaruhi pergerakan IHSG. Sebab market sudah berpengalaman dari PSBB sebelumnya sehingga pada situasi sekarang dampak terhadap pasar saham dapat ditekan.

Baca juga:Annisa Pohan Positif COVID-19, AHY Minta Doa untuk Kesembuhan Sang Istri

“Sebelumnya masyarakat Indonesia juga sudah mengalami adanya pengetatan walau berskala mikro, sehingga untuk kali ini sudah di-press oleh market,” ujarnya dalam 2nd Session Clossing di IDX Channel, Rabu (30/6/2021).

Kondisi itu bertolak berlakang dengan nilai tukar rupiah yang melemah atas dolar Amerika Serikat yang berada di level Rp14.500. Pelemahan rupiah disebabkan karena kegelisahan masyarakat menunggu kepastian PPKM darurat. Namun Aqil menyebut, pelemahan nilai tukar rupiah tidak beri pengaruh pada IHSG.

“Untuk pelemahan rupiah pada hari ini tidak terlalu signifikan. Pelemahan rupiah itu juga tidak berdampak pada IHSG karena IHSG masih direspons positif oleh market,” terangnya.

Selanjutnya Aqil menyebutkan saham BRIS masih berada pada resistance kuatnya di 2.480 yang penguatannya didorong oleh volume yang cukup besar. BRIS menjadi top value di perdagangan hari ini.

Baca juga:Devano Danendra Larang Gimik di TV, Iis Dahlia: Mama Masih Butuh Kerja

"Dilihat secara indicator RSI peluang penguatan ada pada BRIS. Setelah nanti tembus ke 2.480 ada peluang setelahnya di resistance 2.740,” katanya.

Namun, ia melihat dari penguatan hari ini yang sudah signifikan, apabila nanti terjadi koreksi pada saham BRIS sebaiknya pelaku saham lakukan buy on weakness di kisaran 2.150 hingga 2.230.

“Dari situ kita bisa menanti bagaimana pergerakan yang masih berlanjut pada BRIS hingga ke 2.480,” tutupnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Dampak Negatif Jika...
Dampak Negatif Jika Pramuka Dihapus dari Ekskul Wajib di Sekolah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved