Tak Kalah dari Erick Thohir, Sri Mulyani juga Setor Dividen Rp3,1 Triliun
Jum'at, 02 Juli 2021 - 17:38 WIB
loading...
Foto/ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah, dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, melakukan investasi jangka panjang permanen kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) , badan layanan umum (BLU), dan lembaga lainnya.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Meirijal Nur mengatakan, hingga tahun 2020, investasi permanen yang dilakukan oleh pemerintah sebesar Rp3.031 triliun (LKPP tahun 2020 audited), termasuk di dalamnya investasi permanen pemerintah berupa penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN/lembaga di bawah Kementerian Keuangan sebesar Rp82,1 triliun.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), dan PT Indonesia Infrastructure Finance adalah BUMN/lembaga di bawah Kemenkeu.
Baca juga:Model Yaman yang Diculik Houthi Mencoba Bunuh Diri di Penjara
"Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020), BUMN/lembaga tersebut menyetorkan dividen kepada pemerintah sebesar Rp3,1 triliun dan pajak sebesar Rp7,3 triliun," kata Nur dalam video virtual, Jumat (2/7/2021).
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Meirijal Nur mengatakan, hingga tahun 2020, investasi permanen yang dilakukan oleh pemerintah sebesar Rp3.031 triliun (LKPP tahun 2020 audited), termasuk di dalamnya investasi permanen pemerintah berupa penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN/lembaga di bawah Kementerian Keuangan sebesar Rp82,1 triliun.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), dan PT Indonesia Infrastructure Finance adalah BUMN/lembaga di bawah Kemenkeu.
Baca juga:Model Yaman yang Diculik Houthi Mencoba Bunuh Diri di Penjara
"Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020), BUMN/lembaga tersebut menyetorkan dividen kepada pemerintah sebesar Rp3,1 triliun dan pajak sebesar Rp7,3 triliun," kata Nur dalam video virtual, Jumat (2/7/2021).
Lihat Juga :