Jelang PPKM Darurat, Sejumlah Toko Pilih Tutup Lebih Cepat dan Jualan Daring

Jum'at, 02 Juli 2021 - 23:23 WIB
loading...
Jelang PPKM Darurat,...
Suasana Plaza Pondok Gede. Foto/AdityaPratama/MPI
A A A
JAKARTA - Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali akan dimulai besok, 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Salah satu yang diatur dalam kebijakan tersebut adalah penutupan pusat perbelanjaan /mal/pusat perdagangan.

Sementara itu, supermarket atau pasar swalayan dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50%. Kemudian, untuk tenant makanan-minuman yang berlokasi di mal hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).

Pantauan MNC Portal Indonesia di Plaza Pondok Gede, Kota Bekasi, terlihat beberapa toko memilih tutup lebih cepat sekaligus mempersiapkan jelang penutupan operasional mal selama masa PPKM darurat.

Baca juga:Kotanya Pernah Terlibat Perdagangan Budak, Walikota Amsterdam Minta Maaf

Pramuniaga Toko Sepatu Bata Plaza Pondok Gede, Ulfa, mengatakan, dengan penutupan toko-toko selain supermarket atau pasar swalayan di mal membuat para pekerja akan mengalami kesulitan karena tidak bisa berjualan.

"Sebenarnya kalau kaya gitu menyulitkan bagi kita, apalagi kita gajian dari omzet otomatis harus ngejar target. Jadi cukup menyulitkan," ujar Ulfa, Jumat (2/7/2021).

Meskipun toko tempat kerjanya ditutup, dia menyebut pihaknya akan memaksimalkan cara penjualan lainnya, yaitu berjualan secara online, baik melalui media sosial ataupun platform e-commerce.

"Mungkin yang pertama jualan online pasti harus dikencengin juga, sama otomatis setiap hari bergantian masuk ke toko," kata dia.

Sementara itu, salah satu pengunjung di Plaza Pondok Gede, Siti, menyebut penerapan PPKM darurat dengan menutup operasional mal sebagai salah satu langkah yang baik untuk mengurangi kasus positif Covid-19.

Baca juga:Bansos Tunai Covid-19 Kembali Digelontorkan, KPK: Kedepankan Transparansi

"(Penutupan mal) lumayan bagus sih, karena emang lagi parah-parahnya Covid. Jadi untuk mengurangi mobilitas mendingan diadain PPKM dulu untuk sementara waktu biar masyarakat juga ngerti kalau misalkan separah itu Covid," ucapnya.

Dengan tidak bisa beroperasinya toko-toko di mal, dia menyebut hal tersebut bisa diatasi dengan memanfaatkan e-commerce untuk berbelanja secara online.

"Untuk belanja bisa online ya, cuma kadang terlalu lama di rumah seperti tahun lalu juga bosen pingin jalan-jalan, tapi kalau misalkan untuk kepentingan masyarakat ya didukung pastinya," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Transaksi Meningkat,...
Transaksi Meningkat, Ramadan Momentum Tumbuhnya Bisnis Jualan Online
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Konsumsi Masyarakat...
Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026
Transformasi Mal, Ini...
Transformasi Mal, Ini Strategi Jitu LPKR Gaet Pengunjung dan Dongkrak Kinerja
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Razia Pak Ogah di Pusat...
Razia 'Pak Ogah' di Pusat Perbelanjaan Tanah Abang
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Api Diduga dari Percikan Las
Rekomendasi
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved