Rupiah Letoi Usai Pertumbuhan Ekonomi 2021 Direvisi
Rabu, 07 Juli 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
“Kuartal ketiga benar-benar membuat konsumsi masyarakat dan investasi terjadi stagnasi karena hanya bulan Agustus yang bisa menopang laju pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Baca juga:Italia Lolos ke Final Piala Eropa 2020, Bonucci: Pertahanan Kami Terbaik!
Lebih lanjut, ia menyampaikan walaupun tidak diberlakukan PPKM darurat, pemerintah tetap akan merevisi pertumbuhan ekonomi. Sebab, mencapai angka fantastis di 7% hingga 8% pada pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua 2021 akan sangat sulit. Namun ia memprediksi perekonomian hanya akan tumbuh 2% hingga 3%.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.470-Rp14.520.
Baca juga:Italia Lolos ke Final Piala Eropa 2020, Bonucci: Pertahanan Kami Terbaik!
Lebih lanjut, ia menyampaikan walaupun tidak diberlakukan PPKM darurat, pemerintah tetap akan merevisi pertumbuhan ekonomi. Sebab, mencapai angka fantastis di 7% hingga 8% pada pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua 2021 akan sangat sulit. Namun ia memprediksi perekonomian hanya akan tumbuh 2% hingga 3%.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.470-Rp14.520.
(uka)
Lihat Juga :