Setelah Diturunkan Kelasnya, Pemerintah Optimistis Bisa Naik Kembali di 2021

Jum'at, 09 Juli 2021 - 21:50 WIB
loading...
Setelah Diturunkan Kelasnya,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menyikapi laporan Bank Dunia yang menurunkan kelas Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah, alias lower middle income country dari yang semula negara berpenghasilan menengah ke atas (upper middle income country), pemerintah optimistis Indonesia akan kembali menjadi negara berpendapatan menengah ke atas atau upper middle income country pada 2021.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu mengatakan penurunan itu tidak berdampak signifikan ke masyarakat Indonesia.

Baca juga:PPKM Darurat, Menaker Ida Minta Pekerja Komorbid, Ibu Hamil, dan Menyusui Bekerja WFH

"Jadi ini bukan sesuatu yang berdampak terlalu signifikan bagi masyarakat kita terutama," kata Febrio dalam video virtual, Jumat (9/7/2021).

Dia menekankan tahun 2021 akan kembali naik kelas. Pasalnya, ekonomi Indonesia sudah menunjukkan pemulihan.

"Ini hal yang sama kita lakukan. Apakah kita akan kembali ke upper middle income, pasti tahun ini, sebab kondisi 2021 sudah lebih baik dibandingkan 2020,” katanya.

Menurutnya, Indonesia turun status dari upper middle income country menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah atau lower middle income country karena ekonomi nasional tahun lalu mengalami kontraksi hingga 2,07% year on year (yoy) pada 2020. Hal ini berimplikasi pada penurunan pendapatan per kapita Indonesia dari USD4.050 menjadi USD3.870.

Baca juga:Bjorn Kuipers, Wasit Belanda Pertama Pimpin Final Piala Eropa 2020

“Sudah pasti kita turun sebab pertumbuhan ekonomi 2020 minus (masih lebih baik) walaupun kita dibandingkan negara seperti India minus 8%, Afrika Selatan minus 7%. Kemudian Brasil minus 4%, Thailand minus 6%, Filipina minus 9,5%, Malaysia minus 5,6%. Jadi ini menurut saya sesuatu yang wajar," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved