Hampir Setengah Juta Debitur di Jabar Terdampak Covid-19

Senin, 20 April 2020 - 21:51 WIB
loading...
Hampir Setengah Juta...
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Foto/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Kepala Kantor Regional 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Triana Gunawan, mengatakan sekitar 459.000 debitur perbankan terdampak pandemi corona. Secara jumlah, nilai kredit yang terdampak sekitar Rp34 triliun. Jumlah ini sekitar 8,3% dari total penyaluran kredit atau pembiayaan oleh Perbankan di Jawa Barat.

Kendati begitu, pembiayaan sekitar 135.000 debitur dengan nominal sebesar Rp11,9 triliun telah direstrukturisasi oleh perbankan. Sedangkan debitur perusahaan pembiayaan yang telah direstrukturisasi sebanyak 4.590 debitur dengan nominal Rp500 miliar.

"Jenis restrukturisasi atau keringanan yang diajukan terbanyak adalah permohonan penundaan angsuran (pokok dan bunga) atau perpanjangan jangka waktu kredit (40% dari jumlah debitur), diikuti dengan permohonan keringanan bunga dan denda (20% dari jumlah debitur)," kata Triana di Bandung, Senin (20/4/2020).

Kendati ada ratusan ribu debitur yang terdampak, Triana menyebut, likuiditas perbankan di Jabar masih terjaga. Mayoritas bank telah dan akan melakukan rencana bisnis. Sementara 30-40% jaringan kantor bank ditutup sementara. Namun operasionalnya dialihkan ke kantor bank lainnya yang beroperasional.

"Kami, OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi perbankan di Jawa Barat dan tetap berkomitmen dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan serta antisipatif terhadap potensi risiko ke depan," beber dia.

Oleh karenanya, OJK meminta mayarakat jangan khawatir untuk menyimpan dana pada perbankan. Karena kondisi perbankan yang terjaga, dana masyarakat aman dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Pertumbuhan Kredit Februari...
Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved