Demi Tarik Duit Asing, LPI Bakal Tinggalkan Cara Lawas

Selasa, 13 Juli 2021 - 16:51 WIB
loading...
Demi Tarik Duit Asing,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Marita Alisjahbana Chief Risk Officer Lembaga Pengelola Investasi /INA mengatakan, Indonesia memerlukan terobosan untuk mengundang investasi asing terlebih di masa pandemi. Jika hanya melakukan cara-cara lawas akan sulit menarik minat investor.

Baca juga:Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di Israel akan Dibuka di Tel Aviv

"Perlunya terobosan dalam mengundang investasi asing disebabkan terbatasnya kapasitas pembiayaan baik fiskal maupan melalui BUMN untuk membiayai investasi," katanya dalam acara virtual Investor Daily Summit 2021, Selasa (13/7/2021).

Selain terobosan, Marita juga mengatakan bahwa tata kelola INA didesain untuk memastikan independensinya dalam berinvestasi untuk memenuhi standar investasi internasional. Tak hanya itu, INA berupaya untuk melakukan fund raising dari berbagai sumber dana global maupun domestik untuk diinvestasikan bersama dalam target investasi komersial.

“INA sudah diberi modal. Dengan modal itu INA akan menggaet investor asing dan diharapkan investasi masuk ke dalam aset-aset di indonesia (yang) kebanyakan aset dari BUMN," jelas Marita.

Baca juga:Inilah Para Artis yang Doyan Mobil Klasik 1990an, Yuk Intip Koleksi Mereka!

Beberapa sektor utama untuk fase awal investasi adalah manufaktur, digital infrastruktur, dan pariwisata. Hingga saat ini, INA sudah melakukan di antaranya penandatanganan MOU tol platform senilai Rp50 triliun antara INA ADIA APG dan CDPQ, dengan Pertamina untuk menjajaki investasi di sektor energi, kerja sama investasi antara INA dan BPJSTK serta dengan Kementerian BUMN dan perusahaan Telkom, Angkasa Pura, Pelindo, Pertamina dan Kimia Farma.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved