Potensi Besar, Wamendag Ingin Kembalikan Kejayaan Rempah dan Bumbu Indonesia

Sabtu, 17 Juli 2021 - 08:48 WIB
loading...
Potensi Besar, Wamendag...
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah yang tidak dimiliki negara lain. Hal itu terbukti selama ribuan tahun Indonesia sudah dikenal dunia sebagai penghasil rempah. Terkait ini, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyatakan ingin mengembalikan kejayaan rempah Indonesia seperti dulu kala.

Menurut Jerry, peluang kembali berjayanya rempah Indonesia itu sangat mungkin. Syaratnya harus ada dukungan yang kuat baik dari sisi produksi maupun perdagangan. Pihaknya di Kementerian Perdagangan (Kemendag) berharap kerja sama dari seluruh elemen dan kementerian serta lembaga untuk mencapai hal itu.

“Kebutuhan rempah sangat ditentukan oleh pola konsumsi masyarakat dunia itu sendiri. Jadi kita harus bisa menciptakan kebutuhan akan rempah Indonesia. Melalui promosi budaya dan masakan Indonesia misalnya, atau melalui penelitian-penelitian yang mendukung konsumsi rempah Indonesia,” kata Wamendag Jerry Sambuaga dalam Seminar virtual Spice Up The World, dikutip Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: 4 Rempah Ini Terbukti Bantu Hindari Gejala Gula Darah Tinggi

Dia menuturkan, hal ini tidak lepas dari fakta bahwa rempah dan bumbu Indonesia yang diekspor banyak dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat Indonesia yang bermukim di luar negeri.

Bagi Jerry, tren itu harus digeser agar rempah dan bumbu Indonesia bisa juga dinikmati secara luas oleh masyarakat dunia. Dia menyontohkan bagaimana masakan China, Thailand bahkan Vietnam mulai dikenal luas sehingga banyak bermunculan restoran-restoran khas dari negara-negara tersebut. Adapun Indonesia juga mempunyai potensi yang sangat besar untuk bisa seperti negara-negata tersebut.

Lebih lanjut, dia mengatakan bukan hanya di sektor makanan dan kuliner, sebenarnya banyak rempah dan bumbu Indonesia yang bisa menjadi bahan untuk industri farmasi dan kecantikan.

“Banyak sekali irisan penggunaan produk bumbu dan rempah Indonesia yang juga bisa dimanfaatkan untuk bidang-bidang tersebut. Artinya, peluang untuk meningkatkan ekspor bumbu dan rempah Indonesia masih sangat terbuka lebar,” jelas dia.

Baca juga: Tim Pakar Pemerintah Akui PPKM Darurat Belum Turunkan Kasus Covid-19

Perlu diketahui, Kementerian Perdagangan saat ini juga sudah melakukan berbagai hal dalam upaya meningkatkan ekspor rempah dan bumbu Indonesia, antara lain memetakan potensi pasar, melakukan promosi dan memperkuat dukungan logistik, perizinan dagang dan lain-lain.

Jerry sendiri berharap Indonesia bisa membangun sebuah sistem logistik dan transportasi yang terintegrasi agar produk rempah dan bumbu Indonesia bisa langsung dikirim ke negara konsumen. Ini akan memperpendek rantai pasokan sehingga produk rempah dan bumbu Indonesia makin kompetitif.

“Kalau bisa jangan terlalu banyak mata rantai pasokannya. Kalau bisa juga kita upayakan agar tidak melalui negara ketiga sehingga produk kita dari segi harga dan bahkan kualitas makin kompetitif,” ucapnya.

Manfaat lain dari memperpendek mata rantai pasokan adalah nama Indonesia makin dikenal sebagai produsen. Selama ini banyak produk Indonesia yang diklaim berasal dari negara lain karena memang perdagangannya harus melalui negara tersebut. “Itu akan menyulitkan produsen Indonesia dalam menikmati nilai tambah dan keuntungan perdagangan jangka panjang,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
Sabet Paramakarya 2025,...
Sabet Paramakarya 2025, Komitmen NPA dalam Produktivitas dan Keberlanjutan Diakui
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Momen Krisdayanti Duet...
Momen Krisdayanti Duet Bareng Wamendag hingga Wamen Isyana di Women's Inspiration Awards 2026
JETRO Jakarta dan Kementerian...
JETRO Jakarta dan Kementerian Perdagangan RI Gelar Business Matching Perusahaan Jepang–Indonesia
Rekomendasi
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
AdMedika Salurkan Bantuan...
AdMedika Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer Melalui Program Jaga Sejahtera
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved