Sabet Paramakarya 2025, Komitmen NPA dalam Produktivitas dan Keberlanjutan Diakui

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:03 WIB
loading...
Sabet Paramakarya 2025,...
Penghargaan Paramakarya 2025 untuk Kategori Perusahaan Besar pada ajang Naker Award 2025 diterima langsung oleh Managing Director PT Natura Perisa Aroma, Billy Laurence dan diserahkan oleh Menaker, Yassierli. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Natura Perisa Aroma (NPA) resmi meraih Penghargaan Paramakarya 2025 untuk Kategori Perusahaan Besar pada ajang Naker Award 2025 yang diselenggarakan pada 8 Desember 2025 di Jakarta. Penghargaan ini diterima langsung oleh Managing Director PT Natura Perisa Aroma, Billy Laurence dan diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli didampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.

Paramakarya merupakan penghargaan nasional tertinggi di bidang produktivitas yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan kepada perusahaan yang mampu menunjukkan peningkatan dan konsistensi produktivitas secara berkelanjutan. Tahun 2025, penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan kinerja unggul dalam inovasi, efisiensi energi, kualitas proses, dan kontribusi pada kesejahteraan tenaga kerja.

Di sela acara, Billy menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. “Paramakarya 2025 bukan sekadar penghargaan, tetapi pengingat agar kami terus bergerak maju. NPA akan terus memperkuat budaya kerja yang inovatif, bertanggung jawab, serta memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga: Produk Olahan Rempah Nekaboga Dilirik Perusahaan Arab hingga Afrika

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri pengolahan rempah, minyak atsiri, dan penyedia layanan laboratorium berstandar Internasional, NPA menempatkan inovasi, efisiensi proses, dan keberlanjutan sebagai pilar operasional. NPA terus mengembangkan sistem produksi yang higienis, presisi tinggi, serta berbasis teknologi untuk menjamin mutu produk dan konsistensi pasokan bagi pelanggan industri di dalam dan luar negeri.

Penghargaan Paramakarya menegaskan keberhasilan NPA dalam menerapkan sistem manajemen produktivitas yang terukur, adaptif, dan berorientasi perbaikan berkelanjutan . Fokus pada inovasi proses dan efisiensi energi untuk menekan limbah serta menjaga keberlanjutan produksi.

Meningkatkan kompetensi SDM melalui pelatihan teknis, vokasi, dan penguatan budaya kerja efektif. Menjaga kepatuhan ketenagakerjaan, termasuk penerapan K3, hubungan industrial harmonis, dan fasilitas kerja yang mendukung kenyamanan karyawan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, hanya satu kategori yang diperuntukkan bagi perusahaan, yakni penghargaan Paramakarya untuk sistem manajemen peningkatan produktivitas. Perusahaan dinilai berdasarkan tujuh elemen: kepemimpinan, perencanaan strategis, pengembangan dan manajemen SDM, fokus pada pelanggan dan perluasan pasar, data dan analisis, manajemen proses, serta hasil usaha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Kolaborasi LIXIL Membuka...
Kolaborasi LIXIL Membuka Perspektif Baru Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik
Berkat Inovasi Sosial...
Berkat Inovasi Sosial dan PLTS, Pupuk Kaltim Pertahankan Predikat Proper Emas
Perkuat Komitmen Keberlanjutan...
Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Program Berbasis Kesehatan dan Harmoni Sosial
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Perkuat Implementasi...
Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Presiden Jerman Tuding...
Presiden Jerman Tuding Warganya Malas Bekerja dan Sering Sakit-sakitan
Perkuat Kompetensi Teknisi...
Perkuat Kompetensi Teknisi Berbasis AI, Telkom Akses Hadirkan Fiber Academy
Rekomendasi
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved