Jabat Komut Amartha, Rudiantara Percepat Digitalisasi UMKM Informal
Senin, 19 Juli 2021 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, Amartha menyalurkan permodalan usaha untuk perempuan pengusaha mikro di desa dengan nilai pinjaman rata-rata Rp3,6 juta. Model bisnis dengan sistem online ke offline, menjadi kekuatan Amartha untuk dapat memastikan permodalan yang disalurkan tepat guna untuk kegiatan produktif, dengan memberikan pendampingan dan pelatihan untuk mempercepat transformasi digital di pedesaan.
Selain itu, prestasi Amartha dalam memberdayakan ekonomi perempuan, telah mendapatkan apresiasi dan dukungan berupa pendanaan dari Women’s World Banking.
"Dalam upaya mengakselerasi digitalisasi UMKM di Indonesia, tidak ada jalan lain selain harus mendorong kebijakan keberpihakan dengan menjadikan UMKM sebagai subyek, di mana UMKM senantiasa diberi kesempatan, diberi nilai tambah secara ekonomi dan sosial untuk lebih maju dan sejahtera. Tidak hanya sebagai objek, di mana UMKM hanya sebagai konsumen atau penerima layanan saja. Sehingga harapannya teknologi dapat dimanfaatkan UMKM, termasuk fintech sebagai enabler,” paparnya.
Selama pandemi Covid-19, Amartha terus menyalurkan permodalan kepada pelaku usaha mikro guna mendorong pertumbuhan ekonomi di desa. Secara tahunan (year on year/yoy) pendanaan Amartha hingga Juni 2021 telah tumbuh mencapai 35 persen.
Baca juga: Awalnya Sepi Peminat, Sandiaga Terharu Ada 1.831 Desa Wisata Ikut ADWI 2021
Selain itu, prestasi Amartha dalam memberdayakan ekonomi perempuan, telah mendapatkan apresiasi dan dukungan berupa pendanaan dari Women’s World Banking.
"Dalam upaya mengakselerasi digitalisasi UMKM di Indonesia, tidak ada jalan lain selain harus mendorong kebijakan keberpihakan dengan menjadikan UMKM sebagai subyek, di mana UMKM senantiasa diberi kesempatan, diberi nilai tambah secara ekonomi dan sosial untuk lebih maju dan sejahtera. Tidak hanya sebagai objek, di mana UMKM hanya sebagai konsumen atau penerima layanan saja. Sehingga harapannya teknologi dapat dimanfaatkan UMKM, termasuk fintech sebagai enabler,” paparnya.
Selama pandemi Covid-19, Amartha terus menyalurkan permodalan kepada pelaku usaha mikro guna mendorong pertumbuhan ekonomi di desa. Secara tahunan (year on year/yoy) pendanaan Amartha hingga Juni 2021 telah tumbuh mencapai 35 persen.
Baca juga: Awalnya Sepi Peminat, Sandiaga Terharu Ada 1.831 Desa Wisata Ikut ADWI 2021
Lihat Juga :