Vaksinasi Berbayar Batal Bikin Deretan Saham Emiten Farmasi Ini Loyo

Senin, 19 Juli 2021 - 17:24 WIB
loading...
Vaksinasi Berbayar Batal...
Pasca pembatalan keputusan vaksinasi berbayar, dari 10 saham emiten farmasi, 7 saham mengalami pelemahan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pasca pembatalan keputusan vaksinasi berbayar, dari 10 saham emiten farmasi, hingga sesi I hari ini Senin (19/7/2021), 7 saham mengalami pelemahan. KAEF menjadi yang paling anjlok sebesar 6,45% ke level Rp 3.190, diikuti IRRA yang terkoreksi hari ini sebesar 5,65%, diikuti Fvridam Farma, Indofarma dan Phapros.

Baca Juga: Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar, Begini Tanggapan Bio Farma

VP Samuel Sekutritas Indonesia, Muhammad Al Fatih mengatakan, pembatalan vaksin berbayar kan mungkin menjadi masalah pada keuangan mereka. "Kalau ada pembatalan vaksinasi berbayar kemungkinan mereka sudah ada cadangan atau patokan dari vaksin itu ya, kemudian tidak jadi berbayar ini mungkin jadi masalah keuangan mereka," ujarnya dalam 2ND Session Closing Market IDX Channel, Senin (19/7/2021).

Al Fatih melihat jika diambil pembelajaran dari pemerintah juga masyarakat, keputusan yang seringkali berubah-ubah akan memungkinkan perusahaan farmasi mengalami tekanan. Selain itu kalau dilihat menurut penurunan pada saham KAEF, Ia menilai tren pergerakan penurunan sudah terlihat sejak Februari.

"Kita lihat tadi KAEF itu mengalami penurunan memang polanya pergerakan penurunan dari Februari kemudian breakout ya nah jadi di 3.190 itu udah targetnya. Ya memang wajar telah capai target dan ternyata tidak ada lagi kekurangan momentum yang bisa mendorong lagi jadi akhirnya terjadi koreksi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
SwipeRx Sukses Gelar...
SwipeRx Sukses Gelar IPEC 2026 ke-IV, Satukan Lebih dari 1.500 Apoteker dalam Ajang Farmasi Terbesar di Indonesia
5 Jurusan ITERA Paling...
5 Jurusan ITERA Paling Diminati di SNBP 2026, Ribuan Peserta Pilih Farmasi!
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Rekomendasi
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved