Meski Terdampak, UMKM Tetap Jadi Pahlawan di Tengah Pandemi

Jum'at, 23 Juli 2021 - 15:56 WIB
loading...
Meski Terdampak, UMKM...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebagian besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut terdampak pandemi Covid-19. Namun, sebagaimana yang terjadi pada krisis-krisis sebelumnya, UMKM terus berusaha bertahan dan menjadi penyelamat ekonomi nasional .

“Dari beberapa kali krisis, UMKM menjadi pahlawan ekonomi nasional,” kata Ketua Umum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (INTANI) Guntur Subagja saat membuka webinar Pelatihan UMKM Brilian yang diselenggarakan BRI Research Institute, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga : Menko Airlangga Meminta Dukungan Ulama dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

Guntur, yang juga menjabat Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI, menyampaikan pemerintah memprioritaskan penyelamatan UMKM, diantaranya melalui program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), KUR (kredit usaha rakyat) dan lainnya.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Prof Dr KH Ma'ruf Amin memiliki re-fokusing tugas antara lain akselerasi pengembangan UMKM, pengembangan industri halal, ekonomi syariah. “Pak Wapres sangat mendorong akselerasi UMKM naik kelas,” ungkapnya.

Guntur menyebutkan, UMKM tumbuh dan berkembang secara mandiri. Pemerintah membangun ekosistem, infrastruktur, dan suprastruktur, untuk pengembangan UMKM.

Saat ini terdapat 64 juta UMKM di Indonesia. Namun, mayoritas adalah usaha mikro. “Sebanyak 97 % adalah usaha mikro yang mempekerjakan sekitar 107 juta orang,” papar Guntur yang juga Ketua Center for Strategic Policy (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia.

Ketua Umum INTANI ini memaparkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan adalah sektor yang tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Produksi beras mengalami surplus dan ekspor perikanan meningkat 12%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
Bikin Omzet Naik, Sandi...
Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Rekomendasi
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved