Auto Kaya, Duit Miliaran Menanti Atlet Peraih Medali di Olimpiade

Jum'at, 30 Juli 2021 - 10:58 WIB
loading...
Auto Kaya, Duit Miliaran...
Merupakan hal yang umum jika negara-negara peserta Olimpiade menyiapkan hadiah uang yang besar bagi atlet yang sukses meraih medali. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Filipina meraih medali emas pertamanya di Tokyo minggu ini, menjadikan atlet angkat besi Filipina Hidilyn Diaz sebagai peraih medali emas Olimpiade pertama di negara itu.

Sebagai hadiah atas pencapaian bersejarahnya, Diaz dilaporkan akan menerima setidaknya 33 juta peso Filipina (sekitar USD600.000 atau sekira Rp8,6 miliar) dari Komisi Olah Raga Filipina, serta pengusaha papan atas negara itu. Konon, Diaz juga ditawari dua rumah dan penerbangan gratis seumur hidup.

Baca Juga: Menpora Pastikan Berikan Bonus untuk Semua Atlet yang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Meski Komite Olimpiade Internasional tidak memberikan hadiah uang kepada para peraih medali, adalah hal yang umum jika para atlet yang sukses di gelaran olah raga paling bergengsi dunia itu mendapatkan banyak hadiah uang dari negara asalnya.

Mengutip CNBC, berikut adalah berapa banyak uang yang dapat dibawa pulang oleh peraih medali dari 12 negara, berdasarkan data yang dikumpulkan dari komite Olimpiade nasional, asosiasi olah raga, serta situs keuangan pribadi Money Under 30.

Negara Emas Perak Perunggu
Singapura USD737.000 USD369.000 USD184.000
Kazakhstan USD250.000 USD150.000 USD75.000
Malaysia USD236.000 USD71.000 USD24.000
Italia USD213.000 USD107.000 USD71.000
Filipina USD200.000 USD99.000 USD40.000
Hongaria USD168.000 USD126.000 USD96.000
Brasil USD49.000 USD29.000 USD20.000
Jepang USD45.000 USD18.000 USD9.000
AS USD37.500 USD22.500 USD15.000
Afsel USD37.000 USD19.000 USD7.000
Kanada USD16.000 USD12.000 USD8.000
Australia USD15.000 USD11.000 USD7.000

Dari nominalnya, atlet asal AS tampak menerima hadiah uang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan Singapura atau Malaysia. Namun, hal itu ternyata punya alasan tersendiri. Untuk diketahui, AS mengirim lebih dari 600 atlet untuk berkompetisi di Olimpiade Tokyo. Negara Adi Daya itu sejauh ini juga telah memenangi 11 emas, 11 perak, dan 9 perunggu.

Artinya, berkaitan dengan nilai hadiah uang yang disiapkan, masing-masing negara juga menyesuaikan dengan perhitungan berapa banyak medali yang bisa dikumpulkan para atletnya.

Selain itu, sebagian besar uang hadiah yang diperoleh para atlet Negeri Paman Sam itu juga tidak dikenakan pajak, kecuali bagi atlet yang melaporkan pendapatan kotor melebihi USD1 juta. Atlet AS juga menerima bentuk dukungan lain, termasuk asuransi kesehatan, akses ke fasilitas medis tingkat atas, dan bantuan biaya kuliah.

Baca Juga: Membandingkan Cadangan Rudal Nuklir China dengan AS

Di bagian lain, Singapura memberi penghargaan kepada peraih medali emasnya hampir 20 kali lebih banyak daripada pemain AS. Namun, Negara Kota itu juga hanya mengirim 23 atlet ke Tokyo. Selain itu, diketahui bahwa hadiah uang bagi para atletnya dikenakan pajak. Penerima beasiswa juga diminta untuk mengembalikan sebagian uang hadiahnya ke asosiasi olah raga nasional untuk pelatihan dan pengembangan di masa depan.

Bagaimana dengan Indonesia? Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diketahui juga menyiapkan bonus miliaran rupiah bagi 28 atlet nasional yang tengah berlaga di Olimpiade Tokyo. Mengutip Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, bonus yang disiapkan adalah Rp5 miliar untuk peraih medali emas, perak Rp2 miliar, dan perunggu Rp1 miliar.

Namun, masih ada sumber cuan lain bagi para atlet nasional, yang berasal para pengusaha. Crazy rich asal Malang Gilang Widya Pramana misalnya, menjanjikan bonus Rp500 juta bagi peraih medali emas, Rp250 juta untuk peraih perak dan Rp100 juta untuk peraih perunggu.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Usulan Dana...
Respons Usulan Dana Pensiun Atlet dan Pelatih, OJK: Sangat Mungkin
MNC Life Dukung Liga...
MNC Life Dukung Liga FISIP UI lewat Asuransi Jiwa untuk Atlet Muda
Bea Cukai Pastikan Medali...
Bea Cukai Pastikan Medali Atlet Olimpiade Tidak Kena Bea Masuk dan Pajak
Viral! Medali Emas Atlet...
Viral! Medali Emas Atlet Bakal Kena Bea Masuk, Stafsus Menkeu: Dijamin Semua Bebas Bea
BNI Dukung Prestasi...
BNI Dukung Prestasi Atlet Badminton di Indonesia Masters 2024
Sediakan Rumah Bagi...
Sediakan Rumah Bagi Atlet Sepakbola, Bank BTN Diparesiasi Erick Thohir
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Polemik Passport Gate...
Polemik Passport Gate Atlet Naturalisasi, Menkum Harap RUU Kewarganegaraan Selesai Tahun Ini
Gubernur Sultra Dukung...
Gubernur Sultra Dukung Pembinaan Atlet, Revitalisasi Infrastruktur Olahraga Dianggarkan
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved