Edhy Prabowo Akan Kucurkan Rp1 Triliun untuk 2 BUMN Ini

Kamis, 28 Mei 2020 - 19:09 WIB
loading...
Edhy Prabowo Akan Kucurkan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Foto/Dok.KKP
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus melakukan penguatan di sektor perikanan. Pasalnya, sektor perikanan memegang peranan penting untuk memenuhi ketersediaan pangan di tengah pandemi virus corona.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengatakan, salah satu bentuk penguatan adalah dengan melibatkan dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara di sektor perikanan yakni Perum Perindo dan Perikanan Nusantara (Perinus). Nantinya kedua BUMN tersebut akan mendapatkan dana sebesar Rp1 triliun

"Kami juga melaporkan ke Presiden untuk penguatan di sektor perikanan kepada BUMN-BUMN di sektor perikanan seperti Perinus dan Perindo. Kedua BUMN ini kami minta disertakan," ujarnya dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (28/5/2020). Menteri Edhy Minta Stimulus Rp1,24 Triliun untuk Bantu Nelayan

Menurutnya, nantinya perusahaan BUMN ini akan mendapatkan anggaran masing-masing Rp500 miliar. Hal tersebut bahkan sudah disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Alhamdulillah, Menteri BUMN (Erick Thohir), Menteri Keuangan Sri Mulyani enggak masalah tapi Menkeu minta proposal teknisnya sebesar masing-masing Rp500 miliar," jelasnya.

Dia melanjutkan anggaran ini akan digunakan untuk membeli produk-produk perikanan dan budidaya hasil tangkapan nelayan. Sehingga kesejahteraan nelayan bisa terjaga di tengah pandemi virus corona ini.

"Ini akan digunakan untuk membeli produk budidaya dan perikanan tangkap. Nanti kita harapkan anggaran ini bisa menyerap hasil ikan di lapangan. Ini bisa kita antisipasi jangka pendek," jelasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Perkuat Ekonomi Bontang,...
Perkuat Ekonomi Bontang, Hilirisasi Pengalengan Ikan dan Rumput Laut Jadi Prioritas Investasi
KKP Pastikan Proyek...
KKP Pastikan Proyek Pagar Beton Cilincing Sudah Kantongi Izin
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Rekomendasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved