Perkuat Ekonomi Bontang, Hilirisasi Pengalengan Ikan dan Rumput Laut Jadi Prioritas Investasi

Sabtu, 08 November 2025 - 21:44 WIB
loading...
Perkuat Ekonomi Bontang,...
Kota Bontang memiliki potensi besar di bidang perikanan tangkap dan rumput laut. Namun, nilai ekonominya belum maksimal karena sebagian besar hasil masih dijual dalam bentuk mentah. Foto/Dok
A A A
BONTANG - Pemerintah Kota Bontang melalui DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kini mengambil langkah strategis untuk memperkuat struktur ekonomi lokal melalui hilirisasi industri kelautan dan perikanan . Strategi ini bertujuan menggeser ketergantungan ekonomi dari sektor energi menuju pemanfaatan maksimal sumber daya alam lokal, khususnya ikan dan rumput laut, untuk menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja.

Prioritas ini diungkapkan berdasarkan hasil Kajian Peta Potensi dan Peluang Investasi Kota Bontang Tahun 2025, yang menempatkan hilirisasi pengalengan ikan dan pengolahan rumput laut sebagai dua sektor unggulan hilirisasi dengan potensi investasi terbesar.

Ketua Tim Kajian Pemetaan Peta Potensi dan Peluang Investasi, Dr. Rahcmad Budi Suharto sekaligus Koordinator Program Doktor Ilmu Ekonomi Unmul Samarinda menegaskan, bahwa hilirisasi adalah kunci untuk memaksimalkan potensi daerah. Baca Juga: Begini Cita-cita Luhut terhadap Rumput Laut

"Kota Bontang memiliki potensi besar di bidang perikanan tangkap dan rumput laut. Namun, nilai ekonominya belum maksimal karena sebagian besar hasil masih dijual dalam bentuk mentah. Melalui hilirisasi, kita bisa menciptakan rantai nilai baru yang memberi dampak langsung bagi masyarakat lokal," jelas Dr. Rahcmad.

Pengalengan Ikan: Optimalisasi Fasilitas

Untuk sektor pengalengan ikan, tim kajian menyarankan pendekatan yang pragmatis dan efisien. Daripada membangun fasilitas baru dengan cost investasi yang tinggi, fokus diarahkan pada optimalisasi infrastruktur yang sudah ada.

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tanjung Limau diidentifikasi sebagai lokasi paling strategis karena berdekatan langsung dengan aktivitas nelayan, sumber bahan baku ikan segar, dan telah dilengkapi cold storage penunjang rantai pasok.

Rahcmad menekankan, pentingnya skema pengelolaan dan pembiayaan yang melibatkan berbagai pihak (pemerintah, koperasi nelayan, dan investor swasta). “Keterlibatan masyarakat lokal harus dijamin agar nelayan tetap menjadi bagian integral dari rantai nilai ekonomi tersebut, bukan tersingkir,” imbuhnya.

Begitu juga, sektor rumput laut Bontang dinilai memiliki kualitas unggul dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk turunan, mulai dari agar-agar, kosmetik, hingga farmasi. Namun pengembangan sektor ini membutuhkan dukungan proaktif dari Pemerintah Daerah (Pemda).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Hadiri Asia Pacific...
Hadiri Asia Pacific Maritime 2026, BKI Perkuat Kolaborasi Industri Maritim Global
Dua Perusahaan di Papua...
Dua Perusahaan di Papua Ini Sukses Ekspor Perdana Komoditas Perikanan
Tarif 0% Ekspor Tuna...
Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Berlaku, Intip Syaratnya
Kadin: Gas Jadi Penopang...
Kadin: Gas Jadi Penopang Hilirisasi Industri Strategis
Saatnya Bergeser dari...
Saatnya Bergeser dari Narasi Hilirisasi ke Reindustrialisasi
Tunjang Gaya Hidup Sehat,...
Tunjang Gaya Hidup Sehat, G ONE Seaweed Resmi Diluncurkan
Ini Hasil Perjuangan...
Ini Hasil Perjuangan Solidaritas Nelayan Indonesia usai Diterima Wamensesneg
Rekomendasi
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved