Nasib Pengusaha Mal: PPKM Disetop Saja Susah, Apalagi Diperpanjang
Senin, 02 Agustus 2021 - 13:05 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menilai, jika PPKM Level 4 saja dihentikan, mal masih cukup berat untuk bisa pulih. Apalagi jika ada kebijakan pemerintah memperpanjang PPKM hingga Senin (9/8).
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, berdasarkan pengalaman beberapa bulan ini, untuk mengembalikan atau menaikkan pengunjung mal sekitar 10-20% saja diperlukan waktu tiga bulan.
Baca juga:Habis Digeledah dan Bosnya Jadi Tersangka, Gudang Obat-obatan di Kalideres Kembali Beroperasi
"Cukup berat. Jadi dampak PPKM ini tidak akan langsung serta merta terhenti setelah PPKM Level dihentikan. Enggak, ini akan terus berlanjut dan memerlukan 3-4 bulan," ujarnya di Jakarta, Senin (2/8/2021).
Pihak APPBI juga sudah tahu bahwa ada pelonggaran bagi pusat berbelanjaan yang ada di wilayah PPKM level 3. Namun, faktanya lokasi mal banyak berada di wilayah yang PPKM-nya level 4. Alphonzus juga menyinggung syarat mal dibuka dengan kapasitas 25% saja sampai jam 17.00 sore menimbulkan kondisi yang masih berat.
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, berdasarkan pengalaman beberapa bulan ini, untuk mengembalikan atau menaikkan pengunjung mal sekitar 10-20% saja diperlukan waktu tiga bulan.
Baca juga:Habis Digeledah dan Bosnya Jadi Tersangka, Gudang Obat-obatan di Kalideres Kembali Beroperasi
"Cukup berat. Jadi dampak PPKM ini tidak akan langsung serta merta terhenti setelah PPKM Level dihentikan. Enggak, ini akan terus berlanjut dan memerlukan 3-4 bulan," ujarnya di Jakarta, Senin (2/8/2021).
Pihak APPBI juga sudah tahu bahwa ada pelonggaran bagi pusat berbelanjaan yang ada di wilayah PPKM level 3. Namun, faktanya lokasi mal banyak berada di wilayah yang PPKM-nya level 4. Alphonzus juga menyinggung syarat mal dibuka dengan kapasitas 25% saja sampai jam 17.00 sore menimbulkan kondisi yang masih berat.
Lihat Juga :