Holding BUMN Jasa Survei Bakal Terbentuk Bulan Ini

Senin, 02 Agustus 2021 - 19:37 WIB
loading...
Holding BUMN Jasa Survei...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal meresmikan pembentukan holding jasa survei yang terdiri atas PT Surveyor Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dalam waktu dekat.

Direktur Utama Surveyor Indonesia, Haris Witjaksono mengatakan, holding jasa survei seperti telah memiliki landasan kuat setelah adanya Peraturan Pemerintah nomor 66 tahun 2021 dan KMK nomor 29 tahun 2021 terkait izin melakukan inbreng saham pemerintah kepada BKI selalu induk holding jasa survei.

"Proses inbreng sedang dipersiapkan, kita harapkan dalam waktu dekat, minggu-minggu ini barangkali akan ada RUPS BKI, Surveyor Indonesia, dan Sucofindo SI untuk inbreng saham pemerintah kepada BKI. Insha Allah Agustus ini (holding jasa survei) sudah bisa diselesaikan," ujarnya saat media briefing Surveyor Indonesia ke-30 yang digelar secara virtual, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Usai Beli Klub, Raffi Ahmad Mulai Lirik Saham Liga Sepakbola Virtual

Haris mengatakan pemerintah masih memiliki satu saham dwiwarna atau seri A sebagai saham pengendali yang mana pemerintah tetap memiliki hak terkait kebijakan krusial dalam holding.

Menurut dia, kehadiran holding jasa survei merupakan upaya adaptasi dan kolaborasi tiga BUMN menghadapi tantangan yang menuntut perusahaan kompetitif dan terus berkembang.

"Konsolidasi ini merupakan bahan bakar baru untuk kita bisa maju dan tumbuh lebih baik lagi dengan jaringan dan infrastruktur kita menjadi tambah luas dan kuat, peluang-peluang baru semakin terbuka, pengembangan bisnis dan perluasannya akan menjadi lebih cepat terwujud," ucap Haris.

Untuk mencapai target Top 5 Industry Survey seAsia Pasifik pada 2024, lanjut Haris, holding jasa survei telah memiliki peta jalan seperti mengkonsolidasikan bisnis setiap portofolio dangan cabang dan unit-unit operasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Sebut Kasus COVID-19 Telah Alami Perbaikan

Selain itu, membangun kompetensi SDM masif, melakukan investasi yang fokus pada peningkatan pendapatan, melakukan pengembangan bisnis sesuai championship yg telah ditetapkan, serta kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder untuk mengembangkan industri jasa Testing, Inspection and Certification (TIC).

Hal tersebut, menurut dia, harus didukung sistem pengelolaan terkendali melalui digitalisasi proses bisnis secara menyeluruh. "Dalam pengembangan bisnis holding, kami telah menyepakati kerja sama pengembangan pada beberapa sektor seperti Geospasial, Sertifikasi Halal, TKDN, Ilegal Mining dan Green Economy yang akan menjadi basis dan cikal bakal tumbuhnya portofolio baru pada jangka menengah dan panjang," paparnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved