Sukses Gencarkan Online, MAP Balikkan Kerugian Rp455,8 Miliar Jadi Untung Rp288,1 Miliar

Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:09 WIB
loading...
Sukses Gencarkan Online,...
Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Emiten ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar Rp288,1 miliar di kuartal II-2021 dari sebelumnya rugi Rp455,8 miliar. Perseroan juga mencatatkan pendapatan bersih Rp9,1 triliun dan margin laba kotor 42,7%, dengan EBITDA Rp1,8 triliun.

VP Investor Relations, Corporate Communications dan Sustainability MAP Group, Ratih D. Gianda menyampaikan, perseroan melanjutkan momentum 2021 dengan kinerja penjualan dan keuntungan kuartalan terbaik selama dua tahun. Kinerja itu didukung oleh perbaikan secara menyeluruh dalam strategi digital unified retail, serta meningkatnya permintaan untuk portofolio merek MAP yang luas meliputi fashion, health & beauty, sports, food & beverage, perlengkapan edukasi anak usia dini, department stores, juga perangkat digital berikut denganaksesorisnya.

Baca juga:Herd Immunity Sukar Dicapai, Luhut Ungkap Penyebabnya

Sementara, traffic mal masih terbatas akibat pengurangan jam operasional, yang disebabkan kenaikan kasus Covid-19 serta adanya pengendalian aktivitas publik oleh pemerintah. Meski demikian, produktivitas penjualan MAP pada kuartal II tumbuh secara signifikan melampaui ekspektasi dibanding kuartal pertama.

Pertumbuhan itu didorong oleh bertambahnya jumlah pengunjung pada platform digital, terutama pada musim libur Lebaran di bulan Mei, serta tingginya tingkat konversi setiap pembeli yang didasari oleh pangsa pasar yang lebih baik melalui program MAP CLUB.

Secara spesifik pada kuartal II-2022, penjualan e-commerce meningkat sebesar 27% quartal on quartal (QoQ), dan 38% year on year (YoY) pada semester pertama, sejalan dengan visi MAP untuk menawarkan 'kenyamanan dan pilihan' kepada para pelanggan melalui model ritel multi-channel secara online maupun offline, yang terus membuahkan hasil.

“Penjualan online kami sangat luar biasa pada kuartal II, karena konsumen merasa lebih nyaman untuk berbelanja di berbagai kanal online kami. Selain itu, dengan adanya relaksasi pembatasan, secara bertahap kami menambah jam operasional dan dapat menyediakan banyak produk baru. Hal ini didukung oleh tingginya permintaan, sehingga mendorong penjualan pada periode Lebaran," ujar Ratih dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/8/2021).

Ratih menambahkan, kesigapan MAP dalam mendukung pengiriman produk baru pada kuartal II bersama strategi pemasaran yang kuat dan kampanye targeted CRM, memungkinkan peningkatan cukup besar dalam penjualan produk baru. Dengan demikian, margin laba kotor meningkat cukup signifikan, mendekati 2% dibandingkan kuartal I.

“Melonjaknya kembali penjualan produk-produk baru, secara khusus membuktikan bahwa para pelanggan dapat menghadapi pandemi dan ingin memberikan hadiah kepada diri sendiri, baik dengan bersantap di restoran ternama kami, mengunjungi gerai-gerai fashion dan beauty, memperbarui perangkat digital di Digimap, maupun browsing online di Planet Sports untuk mendapatkan berbagai perlengkapan fitness," kata dia.

Baca juga:Eng Hian, Jadi Pemain Raih Perunggu, Jadi Pelatih Antar Greysia/Apriyani Sabet Emas

Adapun strategi unik Unified Retail MAP, yang menghubungkan gerai ritel online dan offline dengan MAP CLUB loyalty app, berjalan sesuai rencana. Kontribusi penjualan dari para anggota MAP CLUB kembali meningkat untuk 10 kuartal berturut-turut, dan saat ini mencakup separuh penjualan grup.

Ratih mengungkapkan, merencanakan strategi lima tahun yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya substansial dari pertumbuhan MAP CLUB yang mencakup investasi di artificial intelligence (AI)/ machine learning (ML), kemampuan analisa digital dan konsolidasi lanjutan dari data pelanggan melalui beragam platform sosial dan commerce. Perusahaan juga akan memperluas MAP CLUB ke pasar ASEAN di Filipina, Vietnam, dan Thailand pada tahun 2022.

“Kami sangat termotivasi oleh pencapaian kinerja semester I, walaupun pandemi masih terus menimbulkan gangguan jangka pendek pada kemajuan perusahaan. Selama lebih dari 12 bulan, kami telah melakukan revitalisasi pada MAP, memperbaiki struktur biaya, memperbarui penawaran merek-merek perusahaan, dan meningkatkan pengalaman pelanggan melalui investasi digital MAP pada program Loyalty dan CRM," ucapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Lippo Cikarang Bukukan...
Lippo Cikarang Bukukan Marketing Sales Rp491 Miliar di 1Q26, Pendapatan Rp760 Miliar
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Tisha Beauty Sabet TikTok...
Tisha Beauty Sabet TikTok Award 2026, Strategi Digital Jadi Tulang Punggung
Rekomendasi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved