Restrukturisasi Kredit Bank Pelat Merah Mulai Membuahkan Hasil
Rabu, 04 Agustus 2021 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Hingga Juni 2021, data outstanding kredit restrukturisasi BRI akibat terdampak covid-19 sudah mencapai Rp 175,1 triliun. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp 55,4 triliun dari total akumulasi yang direstrukturisasi.
Tak mau kalah dengan para saudaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), juga menjalankan program restrukturisasi kredit UMKM. Dari catatan BNI diketahui akumulasi restrukturisasi kredit terdampak covid-19 sejak pandemi Maret 2020 hingga Mei 2021 mencapai Rp 123 triliun.
Restrukturisasi kredit itu diberikan BNI kepada lebih dari 187.000 debitur. Adapun per Mei 2021, nilai outstanding restrukturisasi turun menjadi Rp 82 triliun.
Untuk UMKM, akumulasi restrukturisasi kredit sekitar Rp 35 triliun kepada lebih dari 112.000 debitur. Saat ini outstanding restrukturisasi tersebut sudah menjadi Rp 21,1 triliun.
"Upaya restrukturisasi BNI telah memberikan hasil positif kepada keberlangsungan usaha para debitur baik UMKM maupun non UMKM. Jadi, trennya mulai membaik," kata Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI.
Kredit UMKM dan KUR Meningkat
Pelaksanaan restrukturisasi kredit UMKM dalam kerangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut, nyatanya tidak menyurutkan minat perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor UMKM.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, kredit ke UMKM semakin meningkat seiring upaya regulator mendorong perbankan menyalurkan pembiayaan ke sektor ini. Kredit ke sektor UMKM pada Juni 2021 tumbuh 1,9% year on year (YoY) menjadi Rp 1.035,2 triliun. Setali tiga uang, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mengalami kenaikan.
Tak mau kalah dengan para saudaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), juga menjalankan program restrukturisasi kredit UMKM. Dari catatan BNI diketahui akumulasi restrukturisasi kredit terdampak covid-19 sejak pandemi Maret 2020 hingga Mei 2021 mencapai Rp 123 triliun.
Restrukturisasi kredit itu diberikan BNI kepada lebih dari 187.000 debitur. Adapun per Mei 2021, nilai outstanding restrukturisasi turun menjadi Rp 82 triliun.
Untuk UMKM, akumulasi restrukturisasi kredit sekitar Rp 35 triliun kepada lebih dari 112.000 debitur. Saat ini outstanding restrukturisasi tersebut sudah menjadi Rp 21,1 triliun.
"Upaya restrukturisasi BNI telah memberikan hasil positif kepada keberlangsungan usaha para debitur baik UMKM maupun non UMKM. Jadi, trennya mulai membaik," kata Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI.
Kredit UMKM dan KUR Meningkat
Pelaksanaan restrukturisasi kredit UMKM dalam kerangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut, nyatanya tidak menyurutkan minat perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor UMKM.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, kredit ke UMKM semakin meningkat seiring upaya regulator mendorong perbankan menyalurkan pembiayaan ke sektor ini. Kredit ke sektor UMKM pada Juni 2021 tumbuh 1,9% year on year (YoY) menjadi Rp 1.035,2 triliun. Setali tiga uang, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mengalami kenaikan.
Lihat Juga :