Cari Cuan dari Saham Bank Neo Harus Punya 'Kesaktian'

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 07:35 WIB
loading...
Cari Cuan dari Saham...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejak PT Akulaku Silvrr Indonesia masuk, saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Hingga kemarin pun (5/8) harga saham BBYB sempat naik hampir 20%.

CEO dan Founder ARA Hunter, Hendra Martono, mengatakan jika ingin mengambil potensi dari BBYB alias bank mini itu, Anda harus mempunyai kemampuan yang berbeda. Pasalnya, investor harus memehami pergerakan saham BBYB.

Baca juga:Israel Ancam Lancarkan Serangan, Iran: Kami Siap Hadapi!

"Kalau kita lihat dari BBYB ini luar biasa pergerakannya keren, setahun ini naiknya 291% tapi kadang bulan Maret -40%. Nah bulan Juli naik 140%, Agustus 79,6%, berarti Anda harus sangat ngerti tradingnya," ujar Hendra dalam program 2nd Session Closing Market IDX Channel, Jakarta, dikuip Jumat (6/8/2021).

Hendra mengatakan jika ingin beli di saat seperti ini mungkin agak berat, BBYB dinilai naik tinggi sekali. Hendra menegaskan jika ingin mengambil saham bank mini, seperti BBYB Anda harus melihat kemampuan diri sendiri mengingat trading hanya sebentar. Selain itu juga harus memiliki perangkat analisa.

"Kalau misalnya mau trading boleh masuk saja, pakai 15 menit masih keliatan polanya. Anda harus punya alatnya, kalau tak punya lihat saja sesuai kemampuan Anda," jelasnya.

Baca juga:7 Hal Indah yang Disukai Manusia

Menurut Hendra, tiap orang mempunyai kemampuan yang beda. Bermain di saham lapis 2 dan 3, investor harus punya kecepatan yang luar biasa.

"Kalau ragu ya kalah terus, kalau Anda misal mau tradingnya 5-10 hari lapis 1 lagi bagus, ya masuk. Jika Anda sangat pinter banget tradingnya, cepet manfaatkan itu," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Bursa Saham Lesu di...
Bursa Saham Lesu di Akhir Pekan, Terjungkal ke 6.127 Sore Ini
Depresiasi Rupiah di...
Depresiasi Rupiah di Tengah Penguatan Harga Saham
FOREXimf Bermitra dengan...
FOREXimf Bermitra dengan Rizki Aditama agar Trader Indonesia Lebih Cerdas
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan...
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan Saham Dihentikan
Rekomendasi
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved