Relaksasi PPnBM Jadi Dewa Penolong bagi Industri Otomotif

Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:19 WIB
loading...
Relaksasi PPnBM Jadi...
Kebijakan PPnBM ditanggung pemerintah diakui sukses menggairahkan kembali ekosistem industri otomotif nasional. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Setelah lesu diterjang pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020, penjualan mobil tahun ini mulai merangkak naik. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, sepanjang Januari hingga Juni 2021, penjualan mobil nasional sudah mencapai 387.873 unit.

Baca Juga: Gaikindo Optimis Penjualan Mobil Capai 750.000 Unit Tahun Ini

Angka penjualan ini mengalami peningkatan sebesar 33,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang hanya sebanyak 290.582 unit. Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, hal ini berkat relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor yang berlaku sejak Maret 2021.

Diketahui, insentif PPnBM DPT diberikan untuk kendaraan berkapasitas mesin 1.500 cc kategori sedan dan 4x2, serta memiliki komponen lokal paling sedikit 70%.

"Sejak diberlakukan kebijakan PPnBM DTP di bulan Maret sudah langsung meningkat. Jadi di bulan Maret, produksi maupun penjualan itu mendekati, bahkan sama dengan kondisi sebelum pandemi. Penjualannya di kisaran 80.000 unit. Produksinya sekitar 100.000 unit per bulan. Itu luar biasa," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (10/8/2021).

Dengan kembali meningkatnya penjualan mobil, industri kecil menengah (IKM) sektor komponen, aksesoris, suku cadang, hingga lembaga pembiayaan juga ikut kembali bergairah. "Ada 1,5 juta orang yang bekerja di sektor industri otomotif dari hulu sampai hilir. Prosesnya mulai dari membuat mobilnya sampai ke lembaga pembiayaan, asuransi, dan semua itu terlibat dalam mata rantai itu," tuturnya.

Baca Juga: PM Israel: Warga Lebanon Tersadar Melawan Hizbullah dan Iran

Selain berkontribusi pada lapangan kerja, industri otomotif juga berkontribusi pada ekspor nasional. Kukuh menambahkan, ekspor mobil Indonesia saat ini menjadi salah satu dari top 10 ekspor nonmigas nasional.

"Itu kontribusinya sekitar 4,5% terhadap total ekspor nasional. Sementara kontribusi industri otomotif terhadap PDB di tahun lalu sekitar 4,42%. Jadi cukup signifikan," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Dirut Agrinas Balas...
Dirut Agrinas Balas Desakan Dasco: Impor 105.000 Unit Pikap India Sudah DP 30%
Klarifikasi Dirut Agrinas...
Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal
Presiden Didesak Batalkan...
Presiden Didesak Batalkan Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih, Kadin: Membunuh Industri Otomotif
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Rekomendasi
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Berita Terkini
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved