Pahlawan Berdaster Menopang Ekonomi Keluarga di Tengah Pandemi
Kamis, 12 Agustus 2021 - 18:41 WIB
loading...
Brand daster lokal, menargetkan penjaringan sebanyak 1000 mompreneurs hingga akhir tahun 2021. Ibu rumah tangga diajak mencoba peruntungan dari rumah dengan aman nyaman, demi topang ekonomi keluarga di tengah pandemi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Brand daster lokal , Kudamas menargetkan penjaringan sebanyak 1000 mompreneurs hingga akhir tahun 2021. Target ini dikejar dengan mengandalkan program reseller dan distributor. Kudamas juga mengajak ibu rumah tangga di seluruh Indonesia untuk mencoba peruntungan dari rumah dengan aman nyaman, demi topang ekonomi keluarga di tengah pandemi yang masih berlangsung.
CEO Kudamas, Anthony Lim mengatakan, target ini sejalan dengan perkembangan industri fesyen di Indonesia yang sedang bertumbuh selama pandemi terutama untuk kategori loungewear/baju santai.
"Di sisi lain, kami pun sangat mengerti bagaimana ekonomi keluarga Indonesia sangat terdampak akibat COVID-19. Maka dari itu, melalui program reseller dan distributor ini, kami berharap dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi ibu rumah tangga yang ingin terjun ke dunia bisnis maupun bagi yang sudah memiliki usaha dan ingin tingkatkan kapasitas," kata Anthony Lim di Jakarta, Selasa (10/8/2021).
Baca Juga: Perempuan Pengusaha Adalah Pahlawan Ekonomi Sektor KUKM
Berdiri sejak tahun 1983, Kudamas kini hadir dengan teknologi produksi baru dan pendekatan yang lebih relevan melalui dua sub-brand utama, yaitu Batik Kudamas dan Kudamas Couture. Batik Kudamas diisi dengan koleksi yang terinspirasi dari motif-motif etnik berbagai daerah baik dalam dan luar negeri dengan warna yang vibrant serta bermotif tiga dimensi sedangkan Kudamas Couture menyediakan koleksi daster dengan motif kekinian yang cocok untuk anak-anak muda.
Dengan misi ramah lingkungan, Kudamas juga telah mengadopsi teknologi Digital Textile Printing untuk mengedepankan proses produksi yang lebih hijau, meminimalisir penggunaan tinta dan mengurangi limbah air hingga 80%.
CEO Kudamas, Anthony Lim mengatakan, target ini sejalan dengan perkembangan industri fesyen di Indonesia yang sedang bertumbuh selama pandemi terutama untuk kategori loungewear/baju santai.
"Di sisi lain, kami pun sangat mengerti bagaimana ekonomi keluarga Indonesia sangat terdampak akibat COVID-19. Maka dari itu, melalui program reseller dan distributor ini, kami berharap dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi ibu rumah tangga yang ingin terjun ke dunia bisnis maupun bagi yang sudah memiliki usaha dan ingin tingkatkan kapasitas," kata Anthony Lim di Jakarta, Selasa (10/8/2021).
Baca Juga: Perempuan Pengusaha Adalah Pahlawan Ekonomi Sektor KUKM
Berdiri sejak tahun 1983, Kudamas kini hadir dengan teknologi produksi baru dan pendekatan yang lebih relevan melalui dua sub-brand utama, yaitu Batik Kudamas dan Kudamas Couture. Batik Kudamas diisi dengan koleksi yang terinspirasi dari motif-motif etnik berbagai daerah baik dalam dan luar negeri dengan warna yang vibrant serta bermotif tiga dimensi sedangkan Kudamas Couture menyediakan koleksi daster dengan motif kekinian yang cocok untuk anak-anak muda.
Dengan misi ramah lingkungan, Kudamas juga telah mengadopsi teknologi Digital Textile Printing untuk mengedepankan proses produksi yang lebih hijau, meminimalisir penggunaan tinta dan mengurangi limbah air hingga 80%.
Lihat Juga :