Hadirkan 30 Pembicara, HTS 2021 Bahas Solusi dan Penguatan Industri Kesehatan

Kamis, 12 Agustus 2021 - 22:22 WIB
loading...
Hadirkan 30 Pembicara,...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia di awal 2020 begitu menghentak dan sempat membuat sektor pelayanan kesehatan kelimpungan dengan cepatnya penyebaran wabah dan tingginya angka kematian akibat virus ini.

Di tengah situasi menantang, industri kesehatan pun berbenah dan terus belajar serta berinovasi. Dibutuhkan solusi dan teknologi yang mendukung kinerja dan performa pelaku industri kesehatan agar masyarakat bisa merasa aman, nyaman dan tetap memiliki kepercayaan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kemajuan teknologi informasi dalam dunia kesehatan tentu dapat membantu meningkatkan standar mutu dan pelayanan penyedia jasa kesehatan, serta mempermudah masyarakat mengakses informasi kesehatan.

Baca juga: Penyelidik WHO Sebut Pasien Nol Covid-19 Mungkin Pegawai Lab Wuhan

Guna menjawab tantangan dan kebutuhan industri kesehatan di Tanah Air, Asosiasi HealthTech Indonesia yang diketuai oleh Gregorius Bimantoro, berkolaborasi dengan Widata Event’s akan menggelar konferensi virtual Health Technology Solutions (HTS) 2021 pada 25-26 Agustus mendatang.

Ajang tahunan ini digelar bagi para stakeholder industri kesehatan diantaranya pembuat kebijakan/regulator, produsen, operator dan tenaga profesional sektor kesehatan.

Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Oscar Primadi selaku pembicara kunci pada konferensi HTS 2021 berharap, kegiatan yang diadakan secara virtual ini dapat berjalan baik dan menjadi momentum untuk memperkuat sektor teknologi kesehatan di Indonesia.

Senada, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi yang juga menjadi salah satu pembicara, menyatakan keyakinannya bahwa kegiatan ini akan semakin menguatkan respon bersama terhadap berbagai masalah kesehatan yang ada.

"Sehingga, sektor kesehatan di Indonesia memiliki posisi yang lebih baik untuk mencegah, mempersiapkan, merespons, dan memulihkan kembali dari pandemi Covid-19 serta berkontribusi dalam keamanan kesehatan secara nasional," ujarnya, dikutip Kamis (12/8/2021).

Baca juga: DKI Ubah Target Vaksin Covid-19 Jadi 11 Juta Orang

HTS 2021 rencananya akan dibuka secara resmi oleh jajaran dan para petinggi Kemenkes, Kementerian Komunikasi dan Infomatika, perwakilan Komisi X DPR, asosiasi terkait, akademisi, serta para pelaku industri kesehatan.

Adapun beragam topik menarik yang akan dibahas dalam konferensi ini diantaranya transformasi digital di masa pandemi Covid-19, monitoring kemajuan integrasi data di industri kesehatan, digitalisasi dan efisiensi Rumah Sakit (RS) yang lebih berkelanjutan, tantangan industri alat kesehatan di masa depan, privasi data kesehatan, dan beragam topik menarik lainnya.

Ketua Dewan Pengarah HTS 2021, Edi Alpino Siregar menjelaskan, HTS 2021 tidak hanya akan membahas solusi tetapi juga memberikan beragam pandangan dan pengetahuan seputar perkembangan teknologi kesehatan dan penerapannya di masa mendatang.

Sementara itu, Project Director HTS 2021, Steve Tamaela memaparkan, seluruh stakeholder sektor kesehatan di Indonesia termasuk perusahaan ternama penyedia teknologi dan solusi kesehatan, diantaranya Intel Corporation, Schneider Electric, Pasporsehat, Alibaba Cloud, dan Biznet Gio, bersama dengan 30 lebih pembicara nasional akan berdiskusi tentang topik terkini.

"Para pembicara akan mengeksplorasi pemikiran dan membahas teknologi serta solusi percepatan dalam penyediaan dan peningkatan layanan kesehatan di Indonesia," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu...
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu di Kamboja, MDLA Perkuat Ekosistem Healthcare Regional
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Kinerja 2025, Medela...
Kinerja 2025, Medela Potentia Catat Pertumbuhan Laba Dua Digit
Meningkatkan Pelayanan...
Meningkatkan Pelayanan Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 lewat Terapi Pengobatan Inovatif
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
Makanan yang Baik untuk...
Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak dan Bisa Cegah Pikun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved