Ramalan Jokowi: Ekonomi RI Tahun 2022 Tumbuh 5,5%

Senin, 16 Agustus 2021 - 12:07 WIB
loading...
Ramalan Jokowi: Ekonomi...
Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat khas Baduy, Banten untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI / Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI serta Penyampaian Nota Keuangan RUU APBN 2022 di Gedung Parlemen Senayan Jakarta. FOTO/Humas DPR RI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2022 berada di kisaran 5,0-5,5 persen dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022. Angka pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi dari target APBN 2021 sebesar 5 persen.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin mencapai target pertumbuhan di batas atas, yaitu 5,5 persen," ujarnya dalam Pidato Pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2022 Beserta Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR RI Senin (14/8).

Baca Juga: Jokowi Targetkan Investasi 2021 Bisa Tembus Rp900 Triliun

Menurut dia angka tersebut mempertimbangkan risiko perkembangan Covid-19 yang masih dinamis dalam menghadapi ketidakpastian global dan dalam negeri. Indikator tersebut menjadi asumsi dasar makro yang dipergunakan di tahun 2022.

Namun demikian pemerintah Pemerintah juga akan berusaha maksimal mencapai target pertumbuhan di batas atas, yaitu 5,5 persen. Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya, analisis ilmiah, dan pandangan ahli guna mengendalikan pandemi, sehingga pemulihan ekonomi dan kesejahteraan sosial dapat pulih dengan cepat.

"Pemulihan ekonomi RI terlihat cukup kuat, didukung oleh pertumbuhan investasi dan ekspor sebagai dampak pelaksanaan reformasi struktural. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan memitigasi risiko ke depan," kata dia.

Disisi lain, Jokowi juga menjelaskan indikator makro lain seperti inflasi, lifting minyak dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pemerintah menargetkan inflasi terjaga di angka 3 persen dalam RAPBN 2022 sama dengan tahun ini.

Baca Juga: Kenakan Pakaian Adat Suku Baduy, Jokowi: Desainnya Sederhana, Simpel, dan Nyaman

Sedangkan nilai tukar rupiah diperkirakan di kisaran Rp14.350 per dolar AS menguat dibandingkan APBN 2021 Rp14.600 per dolar AS. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipatok senilai USD63 per barel meningkat dibandingkan patokan APBN 2021 sebesar USD45 per barel. Adapun untuk lifting minyak ditargetkan mencapai 703 ribu barel per hari dalam RAPBN 2022 lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar 705 ribu barel per hari.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Berita Terkini
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Infografis
Akibat Perang, IMF Ramal...
Akibat Perang, IMF Ramal Ekonomi Israel Makin Hancur Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved