Gaet WGS, DJP Mudahkan Masyarakat Taat Bayar Pajak

Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:26 WIB
loading...
Gaet WGS, DJP Mudahkan...
Ilustrasi M-Pajak. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berkolaborasi dengan PT Walden Global Service (WGS) mengembangkan aplikasi mobile M-Pajak mempermudah masyakarat membayar pajak. Dengan taat membayar pajak turut melaksanakan bela negara dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Baca Juga: PPKM Level 4 di Jakarta Diperpanjang, Anies: Tetaplah di Rumah

Direktur Utama WGS Eric Bara Rusli mengatakan melalui taat bayar pajak diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara sehingga hasilnya dapat dirasakan warga Indonesia. Begitu juga manfaatnya dapat untuk membiayai seluruh sektor utamanya sosial, ekonomi dan kesehatan. Apalagi, saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19.

"Ada beberapa kendala yang dirasakan oleh para pelaku usaha dan masyarakat mengenai minimnya pengetahuan mereka terhadap peraturan-peraturan perpajakan. Bersama DJP, kami membuat aplikasi ini agar mudah untuk digunakan dalam hal pencarian peraturan, pembuatan kode billing (e-billing) untuk pembayaran pajak dan juga adanya push notifikasi yang dapat mengingatkan kepada wajib pajak mengenai perpajakannya secara personal," kata Eric seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (15/8/2021).

Menurutnya dia aplikasi memberikan kemudahan masyarakat dalam hal pencarian peraturan, pembuatan kode billing (e-billing) untuk pembayaran pajak dan juga adanya push notifikasi yang dapat mengingatkan kepada wajib pajak mengenai perpajakannya secara personal. Pembuatan aplikasi tersebut juga tak lepas dari anak usaha WGS yang bergerak sebagai venture builder yaitu WGSHub, di mana ada banyak sekali ide-ide, ekosistem tenaga programmer serta usulan UX (User Interface) dan UI (User Experience) yang WGSHub sediakan.

Baca Juga: Ini Cara Sri Mulyani Kejar Pajak Rp1.506 Triliun Tahun Depan

Pihaknya optimsitis adanya aplikasi M-Pajak ini, peningkatan pengertian mengenai perpajakan di seluruh lapisan masyarakat akan semakin baik sehingga dapat sesuai dengan target edukasi dari DJP. Selain itu, ia berharap dengan ikut mengajak aksi bela negara dengan taat membayar pajak, Indonesia akan jauh lebih cepat recovery dari pandemi Covid-19 yang sedang melanda dan telah melumpuhkan berbagai sektor perekonomian saat ini.

"Dengan adanya aplikasi ini, WGS berharap dapat membantu pemerintah Indonesia dan ini merupakan salah satu kontribusi WGS untuk bangsa dan negara," kata dia.

WGS didirikan oleh Ikin Wirawan yang saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris pada tahun 2009. Setelah lulus dari University of California, Berkeley, Ikin memulai usaha digital dari garasinya di tahun 2006 bersama 4 karyawan. Saat ini WGS merupakan salah satu perusahaan perangkat lunak dan jasa Teknologi Informasi terbesar di Indonesia. Bisnis inti WGS adalah Application Delivery & Managed Services, yang telah memiliki reputasi nasional dan regional, setelah sukses bekerjasama dengan klien korporasi di berbagai sektor termasuk banking, retail, logistics, consumer goods, dan lain-lain.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Relaksasi WP Badan Masih...
Relaksasi WP Badan Masih Berlaku, DJP Kantongi 13,4 Juta Pelaporan SPT
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
Purbaya Lantik Pejabat...
Purbaya Lantik Pejabat Baru Ditjen Pajak, Respons Investigasi Kebocoran Restitusi
3.185 Rekening Nasabah...
3.185 Rekening Nasabah Penunggak Pajak Diblokir Serentak, Ini Lokasinya
Terungkap Alasan Purbaya...
Terungkap Alasan Purbaya Alergi Tax Amnesty: Sebut Berbahaya Bagi Pegawai Pajak
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Kapal-kapal Wisata Berbendera...
Kapal-kapal Wisata Berbendera Asing di Teluk Jakarta Disegel, Ini Alasannya
Sidang Kasus Chromebook...
Sidang Kasus Chromebook Nadiem Makarim, JPU Hadirkan Ahli dari Dirjen Pajak
Komunikasi Tersangka...
Komunikasi Tersangka Pajak dengan ASN DJP Didalami KPK Berdasarkan Barang Bukti Elektronik
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved