Ekonomi Digital RI Dilirik Banyak Negara, Wakil Dubes AS Buka-bukaan

Selasa, 24 Agustus 2021 - 14:56 WIB
loading...
Ekonomi Digital RI Dilirik...
Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Michael F. Kleine menyebut, Indonesia memiliki peluang ekonomi digital yang besar dan diminati banyak negara-negara di seluruh penjuru dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Michael F. Kleine menyebut, Indonesia memiliki peluang ekonomi digital yang besar dan diminati banyak negara-negara di seluruh penjuru dunia. Menurutnya kesempatan tersebut bisa dicapai melalui kemitraan global, salah satunya dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang dikenal memiliki kemampuan dalam memasok piranti lunak / software dan teknologi keamanan siber .

"Peluang ekonomi digital di Indonesia luar biasa, menurut beberapa laporan, ekonomi digital Indonesia bisa mencapai USD124 miliar tahun 2025, hampir terbesar di Asia. Banyak yang berminat atas hal itu," tutur Michael dalam sambutannya di acara Indonesia's Digital Transformation & Cybersecurity, Selasa (24/8/2021).

Baca Juga: Tiga Jurus Kemendag Masifkan Ekonomi Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebelumnya telah menaksir potensi ekonomi digital di Indonesia pada 2025 mencapai USD124 miliar atau setara Rp1.785 triliun.

"Kita punya kunci untuk membuka potensi itu melalui kemitraan global. Perusahaan-perusahaan Amerika seperti AutoDesk yang memiliki keunggulan sumber daya, pengalaman dan pekerjaan di seluruh dunia dapat mengoptimalkan hasil dengan baik," tutur Michael.

Meneruskan pernyataan Presiden Joe Biden, Michael menegaskan bahwa pembangunan kembali di tengah krisis adalah hal yang utama untuk membantu kebutuhan kelompok yang terdampak.

"Presiden Biden pernah mengatakan bahwa pembangunan kembali di tengah krisis itu lebih baik. Saat krisis Covid-19 ini, kita bisa membangun ekonomi yang lebih tangguh, berkelanjutan dan bisa menaggapi kebutuhan dari masyarakat," paparnya.

Baca Juga: Terus Tumbuh, Mendag Optimistis Ekonomi Digital RI Merajai 40% di ASEAN

Michael percaya bahwa digitalisasi merupakan kunci perubahan masa depan. "Kita benar-benar yakin bahwa penggunaan digital dan piranti lunak, sejalan dengan perubahan iklim yang terjadi saat ini, maka itu akan menjadi kunci perubahan tersebut," tukasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia terus mendorong program literasi digital nasional untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan mengejar peluang ekonomi digital di masa depan.

Kominfo mendorong pemberian beasiswa melalui digital talent scholarship untuk menemukan bakat-bakat baru dan segar di bidang teknologi dari masyarakat Indonesia. Pemerintah menargetkan 50 juta orang 'melek digital' pada 2024.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved