PPKM di Luar Jawa-Bali Bersambung hingga September, Kepala Daerah Perlu Diberi Target

Selasa, 24 Agustus 2021 - 21:46 WIB
loading...
PPKM di Luar Jawa-Bali...
Menanggapi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di luar Jawa-Bali, pengamat bilang mobilitas masyarakat harus ditekan agar tidak menjadi outbreak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menanggapi perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di luar Jawa-Bali, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menyambut baik. Menurutnya hal itu masih diperlukan, meski sudah terjadi penurunan kasus Covid-19.

“Dari 45 kabupaten/kota sekarang ada 11 kabupaten/kota yang turun ke level 3. Artinya penurunan level ini mengindikasi penanganan pandemi mengalami perbaikan. Tapi tren penurunan ini harus dijaga agar mobilitas masyarakat tidak kembali meningkat sehingga perlu diperpanjang penerapan PPKM ini,” ujar Trubus.

Baca Juga: Airlangga: PPKM Luar Jawa dan Bali Terus Tunjukkan Perbaikan untuk Beberapa Indikator

Menurut Trubus, pemberlakuan PPKM di Luar Jawa Bali tidak hanya diperketat untuk menekan mobilitas dan angka kasus Covid-19. Namun pemerintah juga perlu memperbanyak isoter (isolasi terpusat) agar pasien Covid-19 mendapatkan penanganan yang baik dengan alat kesehatan yang merata di setiap wilayah.

“Jadi langkah-langkah pemerintah selanjutnya, memastikan distribusi alat kesehatan di kabupaten/kota yang masih berada di level 4 dan 3 ini dapat terpenuhi. Dan tempat isolasi terpusat perlu diperbanyak agar pasien Covid-19 tertangani jadi angka kematian bisa diminimalisir,” ungkapnya.

Selain itu kata Trubus, pengawasan mobilitas masyarakat harus ditekan agar tidak menjadi outbreak disaat penanganan Covid-19 di Jawa Bali sudah terkendali.

“Menurut saya peran kepala daerah dibutuhkan, kalau perlu pemerintah pusat harus memberikan target kepada kepala daerah untuk menurunkan level PPKM ini. Karena wilayah kita sangat luas untuk melakukan penanganan secara menyeluruh,” tutupnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, kasus harian di sejumlah wilayah luar Jawa-Bali mengalami kecenderungan penurunan selama pelaksanaan PPKM dua pekan terakhir.

"Dalam periode 10-23 Agustus, tren konfirmasi harian menunjukkan tendensi turun, mobilitas di level empat juga turun walau mobilitasnya masih ada range-nya masih di bawah 10 persen. Namun ada beberapa yang juga turun tajam," kata Menko Airlangga dalam konferensi pers terkait ‘Evaluasi dan Penerapan PPKM’ yang disiarkan secara daring, Senin (23/8).

Baca Juga: Level PPKM Diturunkan, Masyarakat Harus Bercermin Pada Kasus Amerika Serikat

Menko Perekonomian ini mengatakan, perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di luar Jawa-Bali pada 24 Agustus sampai 6 September mendatang hanya berlaku di 34 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali.

"Dari 45 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4, terdapat 11 kabupaten/kota yang turun dari level 4 menjadi level 3 atau membaik," ungkap Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menambahkan sebanyak 11 kabupaten/kota tersebut, adalah Bengkulu utara, Merangin, Barito Kuala, Tulang Bawang Barat, Lampung Selatan, Lampung Barat, Ende, Sikka, Siak, rokan hulu, dan Dumai. Sisa 34 kabupaten/kota tetap berada di level assessment empat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala Daerah Getol...
Kepala Daerah Getol Ajukan Penambahan Wilayah Tambang Rakyat, Terbanyak di Kalimantan
Purbaya Surati Kepala...
Purbaya Surati Kepala Daerah, Desak Belanja APBD 2025 Dipercepat
Purbaya Tegaskan Data...
Purbaya Tegaskan Data Dana Pemda di Bank Valid, Desak Gubernur Cek Ulang Kas Daerah
Purbaya Jawab Protes...
Purbaya Jawab Protes Kepala Daerah Soal Pemotongan Transfer: Uang Daerah Sebenarnya Bertambah
Industri Hasil Tembakau...
Industri Hasil Tembakau Butuh Perhatian Lebih Kepala Daerah
DPN APTI Dorong Kepala...
DPN APTI Dorong Kepala Daerah Terpilih Lindungi Petani Tembakau
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan...
BSKDN Apresiasi Keberlanjutan Inovasi Kota Mojokerto
Rekomendasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
7 Pantai Pasir Putih...
7 Pantai Pasir Putih di Jawa Timur, Ada yang Mirip Tanah Lot Bali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved