Transportasi Online 'airasia ride' Hadir di Malaysia, Pengamat: Bisa Jadi Akan Masuk Indonesia
Senin, 30 Agustus 2021 - 05:28 WIB
loading...
A
A
A
Djoko menuturkan, keputusan AirAsia merambah bisnisnya pada ride hailing tak lain karena bisnis. Pasalnya, menurut dia, di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini hanya orang kreatiflah yang mampu bertahan.
Baca juga: Gandeng AirAsia, Gojek Bisa Perkuat Eksistensi di Pasar ASEAN
Untuk diketahui, peluncuran ride hailing ini baru berlaku di Malaysia. Namun, Djoko memprediksi peluang ‘airasia ride’ untuk hadir di Indonesia itu ada. “Bisa saja nanti ada. Karena Indonesia ini merupakan pasar terbesar. Tapi semoga tarif yang dikenakan ke konsumen kita nggak sebesar transportasi online yang sekarang sudah ada di Indonesia,” tuturnya.
Sebelumnya, AirAsia Group melalui anak usahanya Airasia Digital telah mengumumkan untuk mengambil alih operasional Gojek di Thailand. Sebagai bagian dari kolaborasi itu, Gojek akan menjadi salah satu pemegang saham di super app milik AirAsia Group yang dibangun oleh Tony Fernandes, bos Airasia Group.
Baca juga: Gandeng AirAsia, Gojek Bisa Perkuat Eksistensi di Pasar ASEAN
Untuk diketahui, peluncuran ride hailing ini baru berlaku di Malaysia. Namun, Djoko memprediksi peluang ‘airasia ride’ untuk hadir di Indonesia itu ada. “Bisa saja nanti ada. Karena Indonesia ini merupakan pasar terbesar. Tapi semoga tarif yang dikenakan ke konsumen kita nggak sebesar transportasi online yang sekarang sudah ada di Indonesia,” tuturnya.
Sebelumnya, AirAsia Group melalui anak usahanya Airasia Digital telah mengumumkan untuk mengambil alih operasional Gojek di Thailand. Sebagai bagian dari kolaborasi itu, Gojek akan menjadi salah satu pemegang saham di super app milik AirAsia Group yang dibangun oleh Tony Fernandes, bos Airasia Group.
(ind)
Lihat Juga :