Rencana Industri Vaksin Suntik Rupiah ke Level Rp14.370

Senin, 30 Agustus 2021 - 17:17 WIB
loading...
Rencana Industri Vaksin...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup menguat 47 poin di level Rp14.370 atas dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore ini. Menguatnya mata uang garuda didorong oleh rencana Presiden Joko Widodo dalam mempersiapkan industri vaksin Covid-19 di Indonesia tahun depan.

Analis Keuangan sekaligus Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, vaksinasi merupakan kunci penting mengeluarkan Indonesia dari krisis kesehatan. Oleh sebab itu pemerintah terus menggenjot program vaksinasi di Pulau Jawa-Bali maupun di luar kedua wilayah tersebut.

Baca juga: Sudah Vaksin, Tetap Lengkapi Hari Anda dengan Kandungan Suplemen Herbal Ini

“Pemerintah akan terus menggenjot akselerasi dan percepatannya karena target dari program vaksinasi mencapai 220 juta orang dari total sekitar 270 juta penduduk Indonesia,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Senin (30/8/2021).

Berdasarkan laman covid19.go.id sudah terealisasi sekitar 92,77 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan kepada masyarakat Indonesia per Jumat (27/8) yang meliputi 59,42 juta dosis pertama dan 33,35 juta dosis kedua.

Terkait kebutuhan vaksin yang masih terus dibutuhkan, ia menyampaikan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp47 triliun untuk mengimpor vaksin Covid-19 tahun ini dengan total kebutuhan anggaran untuk program vaksinasi 2021 sekitar Rp58 triliun.

“Secara total masyarakat yang sudah divaksin sebanyak 93 juta suntikkan vaksin tapi jumlah penduduk 270 juta dan target pemerintah adalah 220 juta. Itu berarti pemerintah harus mengamankan 440 juta dosis vaksin,” sambungnya.

Terkait roadmap tahun depan, Ibrahim menerangkan Presiden sudah minta beberapa vaksin yang bisa diproduksi dalam negeri. Baik itu Merah Putih ataupun kerja sama lainnya sehingga devisa untuk vaksinasi ini bisa digunakan produksi dalam negeri.

Baca juga: Begal Kejam Incar Buruh di Kawasan Industri GIIC Bekasi, Kerap Tenteng Celurit dan Parang

“Maka dari itu pemerintah ingin ketergantungan impor vaksin ini dikurangi dan mendorong kemampuan produksi vaksin dalam negeri,” imbuhnya.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.350-Rp14.400.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved