Tambah Direksi, Harapan Duta Pertiwi Bidik Penjualan Tumbuh 20%
Kamis, 02 September 2021 - 07:17 WIB
loading...
Penambahan direktur PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HDP) disahkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan, Selasa (31/8). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Emiten industri karoseri kendaraan bermotor roda empat, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HDP) optimistis penjualan tahun ini dapat tumbuh berkisar 15-20% pascapenambahan direktur. Penambahan direktur disahkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan, Selasa (31/8).
“Kami optimistis pertumbuhan bisa berkisar 15-20% pada tahun ini dibandingkan 2020 karena pengalaman direktur baru cukup mumpuni,” kata Direktur Utama PT Harapan Duta Pertiwi Tbk Kevin Jong dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).
Baca Juga : Dukung Kerja Sama BUMN dan Swasta di 2022, Bagus untuk Kontraktor Lokal
Dia menambahkan, permintaan karoseri kendaraan mulai menggeliat setelah tahun lalu terpukul pandemi Covid-19. Permintaan mencuat dari sektor logistik dan pertambangan.
“Permintaan dari sektor pertambangan datang seiring dengan naiknya harga batu bara di pasar dunia,” ujar Kevin.
Sementara itu, Adrianus yang baru didapuk sebagai direktur PT Harapan Duta Pertiwi Tbk mengatakan, berdasarkan pengalaman, industri karoseri masih potensial. Permintaan datang dari kalangan swasta maupun instansi pemerintah. “Permintaan dari sektor pemerintahan dan swasta komposisinya berimbang,” ujar dia.
Optimisme terhadap industri karoseri, tambah Adrianus, juga pararel dengan penanganan pandemi Covid-19 oleh pamerintah, termasuk program vaksinasi. Keberhasilan penanganan masalah kesehatan akan berimbas kepada pemulihan ekonomi, termasuk sektor industri karoseri.
“Saat ini, masalah kita adalah soal kesehatan, yakni pandemi Covid-19. Jika PPKM sudah selesai, permintaan karoseri kendaraan akan kian meningkat,” tutur Adrianus.
“Kami optimistis pertumbuhan bisa berkisar 15-20% pada tahun ini dibandingkan 2020 karena pengalaman direktur baru cukup mumpuni,” kata Direktur Utama PT Harapan Duta Pertiwi Tbk Kevin Jong dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).
Baca Juga : Dukung Kerja Sama BUMN dan Swasta di 2022, Bagus untuk Kontraktor Lokal
Dia menambahkan, permintaan karoseri kendaraan mulai menggeliat setelah tahun lalu terpukul pandemi Covid-19. Permintaan mencuat dari sektor logistik dan pertambangan.
“Permintaan dari sektor pertambangan datang seiring dengan naiknya harga batu bara di pasar dunia,” ujar Kevin.
Sementara itu, Adrianus yang baru didapuk sebagai direktur PT Harapan Duta Pertiwi Tbk mengatakan, berdasarkan pengalaman, industri karoseri masih potensial. Permintaan datang dari kalangan swasta maupun instansi pemerintah. “Permintaan dari sektor pemerintahan dan swasta komposisinya berimbang,” ujar dia.
Optimisme terhadap industri karoseri, tambah Adrianus, juga pararel dengan penanganan pandemi Covid-19 oleh pamerintah, termasuk program vaksinasi. Keberhasilan penanganan masalah kesehatan akan berimbas kepada pemulihan ekonomi, termasuk sektor industri karoseri.
“Saat ini, masalah kita adalah soal kesehatan, yakni pandemi Covid-19. Jika PPKM sudah selesai, permintaan karoseri kendaraan akan kian meningkat,” tutur Adrianus.
Lihat Juga :