Menko Airlangga: Kartu Prakerja Buka Harapan Bagi Rakyat Papua
Sabtu, 04 September 2021 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Verly mengikuti pelatihan “Berdandan untuk Diri Sendiri”, pelatihan ini sangat berguna bagi dirinya, karena dapat diaplikasikan kepada anaknya sendiri sehingga berhasil meraih Juara II dalam kontes Puteri Cilik Papua. Selain itu, Verly juga mengikuti pelatihan Microsoft Excel yang sangat membantu tugasnya sebagai bendahara gereja yang harus membuat laporan triwulanan.
Insentif Kartu Prakerja ia gunakan untuk membeli peralatan makeup dan kebutuhan seharihari. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ia pernah diundang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden RI beberapa waktu lalu. "Waktu itu, saya dapat telepon (dari PMO Kartu Prakerja) untuk bertemu dengan Pak Presiden Jokowi dan Pak Menko. Saya sangat senang dan hal ini tidak akan saya lupakan,"
ungkap Verly.
Setelah menjadi penerima pada Gelombang ke-6, Verly menjadi alumni aktif dalam forum alumni Kartu Prakerja, dan juga menjadi salah seorang pelopor yang merawat Alumni Prakerja. Dia menuturkan bahwa forum itu menjadi wadah di media sosial (Facebook dan Instagram) untuk menuangkan ide-ide tentang kewirausahaan supaya alumni Prakerja pada khusunya danmasyarakat Indonesia pada umumnya, dapat berpartisipasi dalam wadah itu. Menko Airlangga mengapresiasi hal tersebut, "Kumpulkan saja semua (alumni Prakerja) di Papua, jadi semuanya bisa terkoneksi online," kata dia.
Ada juga pria berusia 40 tahun bernama John Wempi Wona yang memaksimalkan manfaat yang diterima dari Kartu Prakerja dengan mengambil tujuh jenis pelatihan. Jumlah tersebut lebih banyak dari rata-rata jumlah pelatihan yang diambil seorang penerima Kartu Prakerja.
"Tiga pelatihan di antara tujuh tersebut adalah Sukses Jualan Online di Marketplace, Kursus Akuntansi Dasar dan Keuangan Bisnis Bersertifikat, dan Bisnis Rumahan/UMKM Harus Tahu Menentukan Badan Usaha," kata Airlangga.
Insentif Kartu Prakerja ia gunakan untuk membeli peralatan makeup dan kebutuhan seharihari. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ia pernah diundang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden RI beberapa waktu lalu. "Waktu itu, saya dapat telepon (dari PMO Kartu Prakerja) untuk bertemu dengan Pak Presiden Jokowi dan Pak Menko. Saya sangat senang dan hal ini tidak akan saya lupakan,"
ungkap Verly.
Setelah menjadi penerima pada Gelombang ke-6, Verly menjadi alumni aktif dalam forum alumni Kartu Prakerja, dan juga menjadi salah seorang pelopor yang merawat Alumni Prakerja. Dia menuturkan bahwa forum itu menjadi wadah di media sosial (Facebook dan Instagram) untuk menuangkan ide-ide tentang kewirausahaan supaya alumni Prakerja pada khusunya danmasyarakat Indonesia pada umumnya, dapat berpartisipasi dalam wadah itu. Menko Airlangga mengapresiasi hal tersebut, "Kumpulkan saja semua (alumni Prakerja) di Papua, jadi semuanya bisa terkoneksi online," kata dia.
Ada juga pria berusia 40 tahun bernama John Wempi Wona yang memaksimalkan manfaat yang diterima dari Kartu Prakerja dengan mengambil tujuh jenis pelatihan. Jumlah tersebut lebih banyak dari rata-rata jumlah pelatihan yang diambil seorang penerima Kartu Prakerja.
"Tiga pelatihan di antara tujuh tersebut adalah Sukses Jualan Online di Marketplace, Kursus Akuntansi Dasar dan Keuangan Bisnis Bersertifikat, dan Bisnis Rumahan/UMKM Harus Tahu Menentukan Badan Usaha," kata Airlangga.
Lihat Juga :