Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM

Senin, 20 Juli 2026 - 13:15 WIB
loading...
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Di Tanah Papua, Bea Cukai juga hadir sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi melalui percepatan investasi strategis dan pendampingan pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAYAPURA - Peran Bea Cukai saat ini tidak lagi hanya identik dengan pengawasan barang keluar dan masuk wilayah Indonesia. Di Tanah Papua, Bea Cukai juga hadir sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi melalui percepatan investasi strategis dan pendampingan pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional.

Hingga Semester I Tahun 2026, berbagai program fasilitasi yang dijalankan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Papua telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah . Mulai dari percepatan investasi di sektor energi, dukungan terhadap proyek ketahanan pangan nasional, hingga keberhasilan menghubungkan hampir seluruh UMKM binaan ke pasar ekspor. Baca juga: Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Papua, Encep Dudi Ginanjar, mengatakan seluruh kebijakan fasilitas kepabeanan yang diberikan Bea Cukai pada akhirnya diarahkan untuk menciptakan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Bagi kami, keberhasilan bukan diukur dari banyaknya fasilitas yang diberikan, tetapi dari manfaat yang dihasilkan. Ketika investasi berjalan lebih cepat, lapangan kerja bertambah, UMKM mampu menembus pasar dunia, dan ekonomi daerah tumbuh, di situlah fungsi Bea Cukai benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya, Senin (20/7/2026).

Di sektor investasi strategis, hingga Triwulan II Tahun 2026 Bea Cukai Papua telah memberikan fasilitas kepabeanan bagi proyek-proyek strategis nasional di Papua dengan nilai impor mencapai lebih dari USD160 juta. Dukungan tersebut mencakup proyek pengembangan industri hulu migas di Teluk Bintuni serta pembangunan kawasan pangan dan industri gula-bioethanol di Papua Selatan dengan total nilai investasi lebih dari USD1,9 miliar.

Berbagai proyek tersebut diproyeksikan meningkatkan produksi gas nasional, memperkuat ketahanan pangan dan energi, menghasilkan devisa ratusan juta dolar Amerika Serikat setiap tahun melalui ekspor LNG cair, serta menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Rekomendasi
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved