IHSG Diprediksi Bertaji, Amati Saham-saham Berikut Ini

Rabu, 08 September 2021 - 07:43 WIB
loading...
IHSG Diprediksi Bertaji,...
IHSG diprediksi menguat. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat pada perdagangan hari ini. Indeks diperkirakan bergerak pada kisaran 6.077-6.154.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal melemah namun kembali tertahan di level support Moving Average. Pergerakan momentum terkonsolidasi pada area tengah oscillator indikator stochastic dan RSI.

"Arah pergerakan masih memberikan sinyal tren positif selama IHSG masih kuat di atas 6.077 dan 6.050 yang merupakan level moving average 50 dan 200 hari saat ini. Sehingga, diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba menguat diperdagangan selanjutnya dengan support-resistance 6.077-6.154," ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: MNC Sekuritas Bagikan Ratusan e-Voucher ke Pengguna MotionTrade, Begini Caranya!

Adapun beberapa saham yang dapat dicermati secara teknikal diantarnya adalah BBRI, SIMP, SILO, PWON, MAIN, HMSP, BNGA, BRPT, ANTM, AGII.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 14,54 poin atau 0,24 persen ke level 6.112 dengan pergerakan yang cenderung melemah sejak awal sesi perdagangan. Indeks sektor Teknologi (-2,35%), Material Dasar (-1,82%) dan Industrial (-1,04%) melemah lebih dari sepersen menjadi penekan IHSG. Saham TPIA, DCII, ARTO, ASII dan BUKA turun memimpin pergerakan saham yang dibawah rata-rata IHSG.

Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp187,61 miliar pada saham BBCA, TLKM, BMRI, BBNI dan UNTR yang menjadi top net buy value investor asing.

Bank Indonesia merilis data Cadangan Devisa per Agustus 2021 yang melonjak tinggi dan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia gagal mendorong optimisme investor hingga akhir sesi perdagangan.

Baca juga: Meningkat, Cadangan Devisa RI Tembus USD144,8 Miliar

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2021 tercatat sebesar USD144,8 miliar, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2021 sebesar USD137,3 miliar.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,1 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Leader:
BBRI, HMSP, BMRI, SUPR, BSIM

Laggard:
TPIA, DCII, ARTO, ASII, BUKA

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi bergerak dengan hati-hati pada perdagangan hari Rabu setelah adanya penurunan saham di AS ditengah kekhawatiran bahwa varian delta dari Covid-19 dapat memperlambat pemulihan ekonomi dari pandemi.

Kontrak berjangka AS berfluktuasi setelah S&P 500 jatuh dan Nasdaq 100 naik ke rekor karena investor mencari area pasar yang lebih defensif. Ekuitas teknologi China yang terdaftar di AS melonjak pada taruhan bahwa tindakan keras peraturan Beijing yang terburuk telah berlalu.

Baca juga: Terungkap, AS Danai Penelitian Virus Corona di Wuhan

Di saat ekuitas global yang terus mencapai rekor tertingginnya dan Prospek pembukaan kembali ekonomi yang lebih lambat serta pengurangan dukungan stimulus darurat dari Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa menyebabkan beberapa kekhawatiran investor.

Minyak mentah dan aluminium termasuk di antara komoditas yang mundur karena greenback yang lebih kuat. Bitcoin jatuh di tengah implementasi undang-undang El Salvador yang sulit yang membuat mata uang kripto legal.

Investor akan menanti data pertumbuhan ekonomi di Jepang dan dari dalam negeri investor akan menanti data indeks keyakinan konsumen. Sehingga, secara sentimen pergerakan IHSG berpotensi terkonsolidasi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved