Kemenko Marves Gandeng Telkomsel Luncurkan Film 'Mangi-Mangi', Luhut: Wajib Tonton!

Kamis, 09 September 2021 - 06:01 WIB
loading...
Kemenko Marves Gandeng...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat peluncuran film Mangi-Mangi, Kamis (9/9/2021). Foto/Dok Kemenko Marves
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) memproduksi film seri berjudul 'Mangi-Mangi' yang diluncurkan secara virtual pada Rabu (8/9/2021).

Film yang berlatar di kawasan ekowisata mangrove Pandansari di Desa Kaliwlingi, Brebes ini dibuat guna meningkatkan literasi maritim, budaya bahari, serta peluang ekonomi yang bisa digali dari sektor kemaritiman.

Film 'Mangi-mangi' yang berarti mangrove menceritakan persahabatan tiga anak pesisir yang sedang dalam proses mencari jati diri serta membangun perekonomian melalui budidaya kepiting soka.

"Sebagai bangsa yang mengaku memiliki nenek moyang pelaut, wajib bagi kita untuk meneruskan cita-cita mulia para pendahulu. Menjadikan laut sebagai kehidupan, namun juga menjaganya untuk masa depan," ujar Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya, dikutip Kamis (9/9/2021).

Baca juga: China Bakal Bangun Pabrik Vaksin di Indonesia, PKS Bilang Begini

Melalui film berdurasi 31 menit itu juga terselip pesan untuk menjaga laut dan kawasan pesisir dari abrasi, salah satunya melalui penanaman dan konservasi mangrove.

Luhut pun berpesan kepada generasi muda khususnya generasi milenial dan generasi Z, dengan adanya film 'Mangi-Mangi' ini, sudah saatnya peduli dan sadar apa arti laut sesungguhnya. Untuk itu, menurut dia, film tersebut "wajib" untuk ditonton.

"Kalian yang ramah dengan gadget dan dunia internet, sepertinya wajib menonton film seri 'Mangi-Mangi' persembahan kami. Tentang suka duka persahabatan anak-anak pesisir yang sedang mencari jati diri. Saya jamin, pasti kalian merasa ada, bahkan menjadi mereka, yang galau dan resah dengan masa depan," tuturnya.

Sesmenko Marves Agung Kuswandono menambahkan, sebagai negara kepulauan terbesar sektor kemaritiman Indonesia punya peluang besar. Namun, hingga kini pemanfaatannya belum dilakukan secara optimal.

"Banyak permasalahan di Indonesia yang dapat diselesaikan dengan pemanfaatan sumber daya kelautan, misalnya stunting (gizi buruk) yang dapat diatasi dengan protein dari laut, pengangguran, kebutuhan garam nasional yang besar potensinya namun pemanfaatannya sampai saat ini belum begitu optimal," paparnya.

Baca juga: Berkat Klaster Tambak, Aceh Berpeluang Jadi Penghasil Terbesar Udang

Oleh karena itu, lanjut Agung, Kemenko Marves mencoba menyampaikan permasalahan tersebut melalui sebuah film. "Kita membuat film seri Mangi-Mangi supaya masyarakat mendapatkan literasi yang lebih baik tentang kemaritiman yang potensinya luar biasa besar sehingga dapat menjadi back bone perekonomian nasional," tandasnya.

Dalam pembuatan film seri 'Mangi-Mangi' ini, Kemenko Marves berkolaborasi dengan salah satu provider telepon selular yakni Telkomsel, di mana film tersebut bisa diakses di platform video on demand MAXstream.

Vice President Brand and Marketing Communication Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan, kolaborasi tersebut menegaskan komitmen Telkomsel untuk bekerja sama dan membuka kesempatan lebih luas bagi bagi para pelaku industri kreatif lokal untuk lebih banyak menghasilkan karya yang inspiratif.

"Kami berharap konten inspiratif yang semakin banyak dihadirkan melalui MAXstream dapat terus membuka peluang bagi masyarakat mengoptimalkan beragam potensi diri maupun kearifan lokalnya agar dapat bermanfaat untuk kepentingan bersama,” bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Miliki 23% Mangrove...
Miliki 23% Mangrove Dunia, Menhut Dorong Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
Rekomendasi
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved