IHSG Berada di Level Sakral, Waspadalah para Investor!

Kamis, 09 September 2021 - 23:59 WIB
loading...
IHSG Berada di Level...
Para investor diminta mencermati level IHSG saat ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan ( IHSG ) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (9/9/2021) sore. IHSG ditutup naik 0,70% ke level 6.068.

Founder dan CEO GaleriSaham Rio Rizaldi mengatakan, IHSG saat ini sedang berada di level sakral. Pasalnya, saat ini posisi IHSG bertepatan dengan MA 200.

Baca juga: Beli Saham & Reksa Dana di MotionTrade, Gratis e-Voucher Jutaan Rupiah, Cek Caranya di Sin i!

“Indeks kita ini di posisi yang agak penting dicermati, karena bertepatan dengan moving average 200 atau MA 200. Saat MA 200 orang banyak bilang itu level sakral,” katanya dalam 2ND Session Closing Market IDX Channel, Kamis (9/9/2021).

Rio menjelaskan, jika indeks berada di atas MA 200, maka indeks akan cenderung naik. Namun, jika berada di bawah MA 200, maka indeks akan cenderung bearish. Para pelaku pasar pun disarankan mencermati level IHSG terlebih dahulu.

“MA 200 IHSG itu sekarang di level 6.059 anggaplah 6.060. Kalau dalam beberapa hari ke depan mampu bertahan di atas level 6.060, maka ada tedensi penguatan IHSG. Tapi kalau ternyata di bawah level 6.060, maka dikhawatirkan ada tren turun pada IHSG untuk jangka pendek,” jelas dia.

Lanjutnya, kondisi tersebut tidak didorong oleh sentimen-sentimen yang ada. Akan tetapi, adanya ketidakpastian pasar yang telah memengaruhi pergerakan IHSG.

“Sebenarnya lebih ketidakpastian pasar, tidak ada sentimen di pasar. Ada yang profit taking ada yang spekulatif, jadi itu yang membuat indeks kita bergerak sangat fluktuatif dalam beberapa hari terakhir,” ujar Rio.

Tambah Rio, saat ini para pelaku pasar sebaiknya menghindari saham-saham big cap. Dia menilai bahwa saham-saham BUMN memiliki peluang di market. Misalnya saham konstruksi dan logam.

Baca juga: Geger! Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak di Areal Kuburan Adat Gianyar Bali

“Kalau memang indeks turun di bawah 6.060 bahkan di bawah 6.000 dalam beberapa hari ke depan, maka strateginya lebih untuk menghindari saham-saham big cap. Namun, saya melihat di market itu ada peluang di saham-saham BUMN. Jadi seperti di konstruksi dan logam-logaman, itu sebenarnya ada peluang,” tandasnya.

Rio kemudian juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, AALI, ISAT, JPFA, dan TKIM.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved