Kementan Dorong Milenial Maksimalkan Potensi Bisnis Pertanian Kaltara
Minggu, 12 September 2021 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Kaltara dikenal memiliki lahan subur dan potensi ekspornya cukup besar. Peternakan dan perkebunan bisa diintegrasikan secara bersamaan dengan komoditas tanaman pangan dan produk olahan. “Karena itu tolong disusun oleh gubernur, bupati, kepala dinas dan seluruh dirjen agar konsep integrasi ini bisa dikembangkan secara baik,” katanya.
(Baca juga:Jabar Luncurkan Rintisan Usaha Petani Milenial Bidang Perkebunan)
Mentan Syahrul berharap petani dan para pelaku usaha lainnya mampu menyerap anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian yang kini nilainya Rp70 triliun. “Uang sebanyak itu bisa dimanfaatkan dan diakses untuk permodalan wirausaha. Program ini menjadi atensi Presiden agar betul-betul bisa dimanfaatkan menjadi kekuatan baru, khususnya meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan peran petani milenial untuk mengangkat potensi di Kaltara.
(Baca juga:Merauke, Kabupaten Papua Pertama Dukung Jokowi Ciptakan Petani Milenial Indonesia)
(Baca juga:Jabar Luncurkan Rintisan Usaha Petani Milenial Bidang Perkebunan)
Mentan Syahrul berharap petani dan para pelaku usaha lainnya mampu menyerap anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian yang kini nilainya Rp70 triliun. “Uang sebanyak itu bisa dimanfaatkan dan diakses untuk permodalan wirausaha. Program ini menjadi atensi Presiden agar betul-betul bisa dimanfaatkan menjadi kekuatan baru, khususnya meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan peran petani milenial untuk mengangkat potensi di Kaltara.
(Baca juga:Merauke, Kabupaten Papua Pertama Dukung Jokowi Ciptakan Petani Milenial Indonesia)
Lihat Juga :