Gabung Holding Ultra Mikro, Dirut BRI Pastikan Bisnis Bisnis Pegadaian dan PNM Tak Berubah

Senin, 13 September 2021 - 20:56 WIB
loading...
Gabung Holding Ultra...
Dirut BRI, Sunarso memastikan, Holding Ultra Mikro tidak mengubah model bisnis entitas BUMN yang tergabung di dalamnya yakni Pegadaian dan PNM. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso memastikan, Holding Ultra Mikro tidak mengubah model bisnis entitas BUMN yang tergabung di dalamnya. Bahkan, bukan bagian dari merger atau penggabungan.

Ketiganya entitas perusahaan pelat merah adalah Bank BRI sebagai induk holding dan dua anggotanya PT Pegadaian (Persero) , dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Baca Juga: Dirut BRI: Holding Ultra Mikro Hasilkan Lembaga Pemberdayaan UMKM Terbesar

Dia menyebut, bergabungnya PNM dan Pegadaian ke dalam ekosistem ultra mikro, tidak akan mengubah bisnisnya. Namun begitu, ada perubahan bisnis model ketika tuntutan digitalisasi.

"Dijamin dan dipastikan masing-masing entitas tidak akan mengubah bisnis modelnya, tidak akan mengalami perubahan bisnis model. Kecuali perubahan bisnis model karena tuntutan digitalisasi, jadi dilakukan penyesuaian,” ujar Sunarso, Senin (13/9/2021).

Manajemen pun menegaskan, integrasi ketiga perusahaan pelar merah itu bukan merger atau penggabungan. Karena itu, fokus masing-masing bisnis perseroan masih terus berlanjut.

“Seperti Pegadaian, kalau dia berdiri sendiri, maka dia dalam mempertahankan pertumbuhannya harus dengan fokus yang terpecah. Sebab kalau hanya gadai, sudah mulai diserang fidusia dan fintech. Tetapi dengan bergabung di dalam ekosistem ini, maka teman-teman di pegadaian bisa lebih fokus kepada core business-nya yaitu gadai," katanya.

Sunarso beralasan, fidusia kembali menjadi domainnya lembaga perbankan, tidak perlu lagi bersaing dengan bank karena saat ini sudah menjadi bagian dari bank. Sedangkan fintech harus dikerjakan secara bersama-sama.

"Digitalisasi, kata dia, akan menurunkan operational cost dan operational risk. Efisiensi lain yang bisa dikerjakan, tidak usah buat produk yang sama, bahkan mirip saja tidak usah. Kalau produk itu sudah ada di PNM, ya tidak usah Pegadaian buat. Kalau produk itu sudah ada di Pegadaian, ya tidak usah BRI buat. Jangan sampai misalnya BRI nanti buat gadai emas,” ungkapnya.

Baca Juga: Erick Thohir Kasih Catatan Ini Saat BRI Digabung Pegadaian dan PNM

Lebih lanjut Ia juga mencatat Holding Ultra Mikro akan menghasilkan lembaga pemberdayaan mikro atau UMKM terbesar. Itu lantaran holding memiliki ekosistem keuangan yang lengkap.

Ekosistem tersebut dibangun berdasarkan sinergi model bisnis BRI Pegadaian , PNM. Integrasi keuangan itu diyakini mamapu memberikan journey layanan keuangan yang terintegrasi bagi pelaku usaha mikro atau UMKM.

“Journey-nya dimulai dengan fase empower, dimana, PNM melalui model bisnis Group Lending-nya memberikan program pemberdayaan kepada nasabah yang unfeasible dan unbanked untuk menjadi pengusaha ultra mikro yang lebih independen," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pegadaian Buktikan Kualitas...
Pegadaian Buktikan Kualitas Layanan Terbaik lewat Borong Awards di Asia Pasifik
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Jangan Tunggu Nanti!...
Jangan Tunggu Nanti! Lakukan Langkah Ini Sekarang demi Jadi Agen BRILink Terbaik 2026
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Rekomendasi
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved