Bidik Kaum Urban Profesional, Synthesis Hadirkan Rumah Tapak Bergaya Skandinavia
Senin, 13 September 2021 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Berdiri di atas lahan seluas 3,3 hektare, Synthesis Huis siap menjadi hunian layak huni yang memiliki beragam nilai dan potensi investasi terbaik. Hal ini didukung dengan perkembangan transportasi dan beragam fasilitas penunjang di sekitar kawasan proyek yang memudahkan pemenuhan kebutuhan para penghuni nantinya.
“Synthesis Huis memiliki akses transportasi yang sangat baik, mulai dari transportasi umum yang sangat mudah dijangkau, 4 menit menuju pintu tol yang terkoneksi ke delapan ruas tol utama Jakarta, sangat memberikan kemudahan para penghuni yang memiliki mobilitas tinggi di pusat Jakarta, bahkan menuju luar kota,” tuturnya.
Perkembangan suatu kawasan, lokasi strategis hingga akses transportasi yang mudah tentu menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih hunian. Untuk itu, kata Imron, salah satu pertimbangan utama dalam membangun rumah tapak di kawasan ini adalah untuk memudahkan mobilitas para penghuni agar tetap produktif dengan efisiensi waktu.
Sebagai catatan, sesuai dengan rencana pengembangan moda transportasi modern, saat ini juga tengah dibangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dilengkapi dengan teknologi terbaru.
Dengan moda transportasi ini, dari Jakarta menuju Bandung dapat ditempuh dalam waktu singkat sekitar 46 menit dengan kecepatan 350km/jam. Rencananya akan dibangun 4 stasiun pemberhentian yaitu Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar.
Stasiun Halim akan dibangun di dalam kawasan Halim Perdanakusuma menjadikan salah satu strong point kemudahan akses transportasi yang dapat dinikmati oleh pemilik unit Synthesis Huis.
“Synthesis Huis memiliki akses transportasi yang sangat baik, mulai dari transportasi umum yang sangat mudah dijangkau, 4 menit menuju pintu tol yang terkoneksi ke delapan ruas tol utama Jakarta, sangat memberikan kemudahan para penghuni yang memiliki mobilitas tinggi di pusat Jakarta, bahkan menuju luar kota,” tuturnya.
Perkembangan suatu kawasan, lokasi strategis hingga akses transportasi yang mudah tentu menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih hunian. Untuk itu, kata Imron, salah satu pertimbangan utama dalam membangun rumah tapak di kawasan ini adalah untuk memudahkan mobilitas para penghuni agar tetap produktif dengan efisiensi waktu.
Sebagai catatan, sesuai dengan rencana pengembangan moda transportasi modern, saat ini juga tengah dibangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dilengkapi dengan teknologi terbaru.
Dengan moda transportasi ini, dari Jakarta menuju Bandung dapat ditempuh dalam waktu singkat sekitar 46 menit dengan kecepatan 350km/jam. Rencananya akan dibangun 4 stasiun pemberhentian yaitu Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar.
Stasiun Halim akan dibangun di dalam kawasan Halim Perdanakusuma menjadikan salah satu strong point kemudahan akses transportasi yang dapat dinikmati oleh pemilik unit Synthesis Huis.
Lihat Juga :