Bandara Soetta Buka Pintu Bagi Kedatangan Internasional, Menhub Kasih Catatan Ini ke AP II
Senin, 20 September 2021 - 07:35 WIB
loading...
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau, Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk mengecek prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang di Terminal Kedatangan Internasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan ( Menhub ) Budi Karya Sumadi meninjau, Bandara Soekarno Hatta (Soetta ) untuk mengecek prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang di Terminal Kedatangan Internasional, Minggu (19/9/2021). Menhub Budi Karya mengatakan, pelaksanaan tes PCR yang dilakukan kepada penumpang internasional di Bandara Soekarno Hatta akan memperkecil risiko penularan, karena sejak di bandara sudah dipisahkan mana penumpang yang positif dan negatif.
“Apa yang dilakukan AP II ini dengan menyediakan tes PCR di bandara sudah baik, dalam rangka pengendalian di pintu-pintu masuk internasional. Yang perlu diperhatikan adalah penyiapan ruangan khusus di bandara agar jangan sampai terjadi penumpukan penumpang yang sedang di tes PCR maupun yang sedang menunggu hasil tes PCR,” kata Budi melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (20/9/2021).
Baca Juga: Pintu Internasional Diperketat, Masuk Indonesia Hanya Boleh lewat Sini
Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 dan Kemenhub, bahwa dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian virus baru Covid 19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia.
“Dengan adanya tes PCR di bandara bagi para penumpang internasional yang baru datang di bandara Soetta, akan memperkecil resiko penularan, karena sejak di bandara sudah dipisahkan mana penumpang yang positif dan negatif,” ujarnya.
Sementara itu, untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang kedatangan internasional, PT Angkasa Pura II telah menyediakan 3 (tiga) holding bay sebelum penumpang internasional melakukan tes PCR, dan 1 area menunggu (waiting bay) bagi penumpang untuk menunggu hasil tes PCR serta memproses perjalanan ke lokasi karantina.
Holding bay adalah sebuah ruangan yang disediakan bagi penumpang internasional yang baru mendarat, guna menghindari adanya kerumunan menjelang pemeriksaan PCR sehingga protokol kesehatan tetap terjaga.
“Apa yang dilakukan AP II ini dengan menyediakan tes PCR di bandara sudah baik, dalam rangka pengendalian di pintu-pintu masuk internasional. Yang perlu diperhatikan adalah penyiapan ruangan khusus di bandara agar jangan sampai terjadi penumpukan penumpang yang sedang di tes PCR maupun yang sedang menunggu hasil tes PCR,” kata Budi melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (20/9/2021).
Baca Juga: Pintu Internasional Diperketat, Masuk Indonesia Hanya Boleh lewat Sini
Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 dan Kemenhub, bahwa dalam rangka mengantisipasi dan mencegah penyebaran varian virus baru Covid 19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia.
“Dengan adanya tes PCR di bandara bagi para penumpang internasional yang baru datang di bandara Soetta, akan memperkecil resiko penularan, karena sejak di bandara sudah dipisahkan mana penumpang yang positif dan negatif,” ujarnya.
Sementara itu, untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang kedatangan internasional, PT Angkasa Pura II telah menyediakan 3 (tiga) holding bay sebelum penumpang internasional melakukan tes PCR, dan 1 area menunggu (waiting bay) bagi penumpang untuk menunggu hasil tes PCR serta memproses perjalanan ke lokasi karantina.
Holding bay adalah sebuah ruangan yang disediakan bagi penumpang internasional yang baru mendarat, guna menghindari adanya kerumunan menjelang pemeriksaan PCR sehingga protokol kesehatan tetap terjaga.
Lihat Juga :