Peritel AS, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Senin, 01 Juni 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Apple Inc menyatakan dalam pernyataan melalui e-mail bahwa mereka juga telah memutuskan untuk menutup sejumlah toko di AS. pada hari Minggu. Perusahaan tidak merinci berapa banyak toko yang tutup, atau apakah penutupan akan diperpanjang.
Kekerasan itu menyebar luas, dan Target yang bermarkas di Minnesota mengatakan mereka menutup atau membatasi jam di lebih dari 200 toko dan tidak menentukan berapa lama penutupan itu akan berlangsung.
(Baca Juga: Minneapolis dan Saint Paul AS Rusuh, KJRI Nyatakan Para WNI Aman)
Perusahaan mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mulai menimbun toko Lake Street di Minneapolis, dekat tempat Floyd dibunuh, demi keselamatan dan memulai upaya pemulihan. Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berencana untuk membuka kembali toko akhir tahun ini.
"Tentu saja ada potensi keresahan sosial bakal memukul bisnis-bisnis tertentu seperti peritel dan restoran," kata Direktur Per Stirling Robert Phipps. "Bahkan mungkin, terutama jika kerusuhan berlanjut dan menyebar, akan berdampak signifikan pada psikologi investor dan pasar," lanjutnya.
Kekerasan itu menyebar luas, dan Target yang bermarkas di Minnesota mengatakan mereka menutup atau membatasi jam di lebih dari 200 toko dan tidak menentukan berapa lama penutupan itu akan berlangsung.
(Baca Juga: Minneapolis dan Saint Paul AS Rusuh, KJRI Nyatakan Para WNI Aman)
Perusahaan mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mulai menimbun toko Lake Street di Minneapolis, dekat tempat Floyd dibunuh, demi keselamatan dan memulai upaya pemulihan. Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berencana untuk membuka kembali toko akhir tahun ini.
"Tentu saja ada potensi keresahan sosial bakal memukul bisnis-bisnis tertentu seperti peritel dan restoran," kata Direktur Per Stirling Robert Phipps. "Bahkan mungkin, terutama jika kerusuhan berlanjut dan menyebar, akan berdampak signifikan pada psikologi investor dan pasar," lanjutnya.
Lihat Juga :