Target Bauran Energi Butuh Investasi Rp213 Triliun
Senin, 20 September 2021 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan, nilai investasi itu termasuk untuk pengembangan di sektor kelistrikan, transportasi, dan industri. "Investasi itu juga mencakup pengembangan green hydrogen, serta sintetik fuel untuk kendaraan yang tidak dapat menggunakan listrik, seperti pesawat dan kapal," ungkapnya.
Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Informatika Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Mardiana mengatakan, Bappenas sudah menyusun beberapa kajian net zero emission. Kajian itu berisi pertimbangan sosial, ekonomi, lingkungan dan kebutuhan pendanaan untuk bisa mempercepat dekarbonisasi di Indonesia.
Baca juga: Niat Seorang Mukmin Lebih Baik Ketimbang Amalnya
Dia menuturkan, skenario yang disusun memiliki titik optimumnya pada kajian tahun 2060. Skenario tahun 2060 itu membahas solusi agar pada tahun 2060 batu bara tidak digunakan lagi.
"Tentunya untuk itu kita juga perlu melihat upaya mengurangi ketergantungan batu bara melalui beberapa upaya. Misalnya melihat perkembangan teknologi ke depan, potensi energi hidrogen untuk mencukupi kebutuhan transportasi, industri, dan pembangkit tenaga listrik," tuturnya.
Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Informatika Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Mardiana mengatakan, Bappenas sudah menyusun beberapa kajian net zero emission. Kajian itu berisi pertimbangan sosial, ekonomi, lingkungan dan kebutuhan pendanaan untuk bisa mempercepat dekarbonisasi di Indonesia.
Baca juga: Niat Seorang Mukmin Lebih Baik Ketimbang Amalnya
Dia menuturkan, skenario yang disusun memiliki titik optimumnya pada kajian tahun 2060. Skenario tahun 2060 itu membahas solusi agar pada tahun 2060 batu bara tidak digunakan lagi.
"Tentunya untuk itu kita juga perlu melihat upaya mengurangi ketergantungan batu bara melalui beberapa upaya. Misalnya melihat perkembangan teknologi ke depan, potensi energi hidrogen untuk mencukupi kebutuhan transportasi, industri, dan pembangkit tenaga listrik," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :