Pembiayaan Ultra Mikro di Sulsel Sudah Sentuh 34 Ribu Debitur

Selasa, 21 September 2021 - 19:40 WIB
loading...
Pembiayaan Ultra Mikro...
Sepanjang tahun 2021 yaitu hingga 20 September, sebanyak 34.033 debitur yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan telah tersentuh pembiayaan ultra mikro (UMi). Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Sepanjang tahun 2021 yaitu hingga 20 September, sebanyak 34.033 debitur yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan telah tersentuh pembiayaan ultra mikro (UMi). Total yang disalurkan mencapai RpRp128,19 miliar.

Diketahui, pembiayaan UMi adalah program pemulihan ekonomi yang digalakkan oleh pemerintah. Program ini menyasar kelompok usaha mikro yang berada di lapisan terbawah dan belum dapat difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga: Potensi Ultra Mikro Sangat Besar, BRI Optimistis Rights Issue Terserap Optimal

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulawesi Selatan (Kanwil DJPb Sulsel), Syaiful menguraikan jumlah debitur yang telah mendapatkan pembiayaan UMi di wilayah Sulsel setara dengan 2,41 persen dari total penyaluran Pembiayaan UMi nasional yang tercatat mencapai Rp5,31 triliun untuk 1,48 juta debitur.

"Dilihat dari daerah penyalurannya, Kota Makassar menjadi daerah dengan nilai penyaluran Pembiayaan UMi tertinggi, yakni Rp17,85 miliar disusul Kabupaten Gowa dan Jeneponto masing-masing sebesar Rp17,80 miliar dan Rp10,78 miliar," ungkapnya.

Sedangkan dari lembaga penyalurnya, penyaluran tertinggi dilakukan oleh PT PNM (Permodalan Nasional Madani) sebesar Rp88,87 miliar. Debitur UMi juga bervariasi, berdasarkan lembaga penyalurnya. Debitur PNM pada umumnya merupakan kelompok usaha yang dijalankan oleh ibu-ibu. Debitur Pegadaian pada umumnya merupakan debitur individual. Sedangkan debitur Koperasi pada umumnya merupakan anggota koperasi.

"Dibandingkan dengan program KUR, Pembiayaan UMi lebih mengedepankan kemudahan akses, karenanya persyaratan yang diberlakukan juga relatif minim. Yang penting calon debitur memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan) elektronik dan tidak sedang memperoleh fasilitas pembiayaan lainnya yang tercatat dalam aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP)," jelas Syaiful.

Dalam rangka memacu penyaluran Pembiayaan UMi , Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulsel telah menyelenggarakan pertemuan dengan lembaga penyalur, Biro Ekbang Setda Provinsi Sulsel, OJK Regional VI Sulampua, dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Baca Juga: Aksi Korporasi Rights Issue BRI Untuk Hadirkan Ekosistem Ultra Mikro Terbesar di Indonesia

"Dalam pertemuan itu dibahas tantangan yang dihadapi dalam penyaluran UMi berikut alternatif solusinya sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengawal penyaluran UMi agar benar-benar menjadi komponen pendongkrak ekonomi Sulsel," pungkas Syaiful.



Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 22/PMK.05/2017 tentang Pembiayaan Ultra Mikro, program ini merupakan tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha.

Pembiayaan UMi diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat yang selama ini menjadi penerima bantuan sosial agar mampu meningkatkan taraf ekonominya menuju usaha yang bankable dan nantinya dapat mengakses pembiayaan dari lembaga perbankan. Dengan kata lain, dengan menerima pembiayaan UMi, pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan skala dan kemandirian usahanya.

Baca Juga: Sinergi Telah Terbentuk! Simak Strategi BRI Pacu Ekosistem Ultra Mikro

Pada awal implementasinya, jumlah plafon UMi maksimal Rp10 juta per debitur. Seiring dengan perkembangannya, di tahun ini plafon UMi dinaikkan menjadi maksimal Rp20 juta per debitur. Sementara pada implementasinya, besaran UMi yang diterima bervariasi antara Rp2 juta hingga Rp20 juta per debitur tergantung dari pengajuan dan jumlah yang disetujui oleh lembaga penyalur.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkeu Suahasil Wanti-wanti...
Wamenkeu Suahasil Wanti-wanti Bunga UMi Harus Lebih Murah dari Bank
Retas Jalan Sukses Pengusaha...
Retas Jalan Sukses Pengusaha Ultra Mikro lewat Program Mekaarpreneur
Melayani UMKM, Ekosistem...
Melayani UMKM, Ekosistem Holding Ultra Mikro Salurkan Kredit Rp631,9 T untuk 34,7 Juta Debitur
PNM Perluas Jangkauan,...
PNM Perluas Jangkauan, Ibu-ibu Kini Lebih Mudah Akses Modal Usaha
Menaikkan Pendapatan...
Menaikkan Pendapatan Nasabah Cara Tepat PNM Jauhkan Masyarakat dari Bank Emok
Sabet Micro Finance...
Sabet Micro Finance Empowerment, PNM Jadi Tunggangan Ultra Mikro Naik Kelas
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Klungkung Meningkat 3,12 Persen
Gubernur Khofifah Klaim...
Gubernur Khofifah Klaim Ekonomi Jawa Timur Cepat Bangkit Pasca Pandemi Covid-19
Refleksi Hari Kebangkitan...
Refleksi Hari Kebangkitan Nasional: Bangkit dari Residu Kemanusiaan
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved