Wadah Filantropi Berbasis Blockchain, Platform Ini Pimpin Proyek Reforestasi

Rabu, 22 September 2021 - 12:29 WIB
loading...
Wadah Filantropi Berbasis...
Binance Charity, platform donasi transparan pertama yang berbasis blockchain, memimpin proyek penanaman pohon NFT paling ambisius hingga saat ini, yaitu menanam 10 juta pohon di seluruh dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Binance Charity, platform donasi transparan pertama yang berbasis blockchain , memimpin proyek penanaman pohon NFT paling ambisius hingga saat ini, yaitu menanam 10 juta pohon di seluruh dunia. Tree Millions Alliance (Aliansi Jutaan Pohon) akan diluncurkan Selasa depan pada tanggal 28 September, yang dipimpin oleh Binance Charity.

Inisiatif ini telah berhasil mengundang 17 platform industri kripto untuk membantu upaya reforestasi dan menargetkan 100 anggota pada tanggal 21 Maret 2022 dalam perayaan Hari Hutan PBB.

Baca Juga: Filantropi di Masa Pandemi: Menebar Kebaikan, Bersatu Bangkit dari Kesulitan

Kampanye penggalangan dana senilai jutaan dolar ini terbuka untuk perusahaan dan individu. Untuk setiap donasi yang dibuat, sertifikat NFT yang dienkripsi dengan rincian pohon yang ditanam akan dibuat. Hal ini merancang ulang NFT sebagai alat untuk melacak bagaimana uang donatur atau filantropi digunakan dan rincian seperti spesies pohon, di mana dan kapan pohon itu ditanam.

Seperti semua proyek Binance Charity, 100% dari donasi akan langsung diberikan kepada mitra pelaksana proyek.

“Industri kripto masih muda dan terus berkembang sehingga kami menyadari peran yang perlu dimainkan industri kami dalam melindungi planet ini. Jutaan Pohon hanyalah satu langkah untuk mengurangi dampak keberadaan kami terhadap alam; kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi untuk mengurangi dampak tersebut lebih lanjut. Teknologi Blockchain adalah alat yang ampuh untuk membangun masa depan yang lebih adil, lebih transparan, dan lebih setara. Kami bertekad untuk terus mengembangkan potensi ini,” kata CZ, Pendiri dan CEO Binance.

Binance Charity bekerja sama dengan Binance NFT, Pasar NFT terkemuka di dunia sebagai bagian program Tree Millions untuk menanam NFT di Metaverse dan menciptakan hutan dengan penanaman pohon virtual terbesar di dunia.

Selain itu, Binance NFT akan mengumpulkan kreator konten untuk mengambil bagian dalam NFT for Good untuk mendorong upaya penggalangan dana untuk program Tree Millions. NFT for Good pertama kali diluncurkan pada bulan Juni 2021 oleh Binance Charity dan Binance NFT, dengan visi untuk mewadahi kreativitas guna mendorong perubahan yang berarti.

Sertifikat NFT yang diproduksi untuk Tree Millions oleh Binance Charity akan memanfaatkan Binance Smart Chain, yang menggunakan kurang dari 1% dari konsumsi energi Bitcoin.

“Dunia fisik sedang dalam krisis dan kami meminta dunia digital untuk membantu. Semakin jelas bahwa kita semua terhubung secara intrinsik sehingga jika membiarkan alam gagal, kita membiarkan diri kita gagal," Kepala Binance Charity dan NFT, Helen Hai.

Baca Juga: Perceraian Bill dan Melinda Gates Diyakini Akan Mengguncang Filantropi

"Kita tahu pohon adalah sumber daya penting dalam pertempuran melawan perubahan iklim dan bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem kita yang rapuh dan membantu menyediakan kehidupan di bumi; itu sebabnya kami meluncurkan program Tree Millions. Kami percaya kripto adalah masa depan dan kami ingin menjadi bagian dari masa depan yang hijau,” ujar Helen Hai.

Binance Charity bekerja dengan organisasi nirlaba lingkungan yang mapan untuk membantu melaksanakan penanaman pohon, seperti One Tree Planted dan Koala Clancy Foundation. Lebih banyak organisasi yang bergabung akan segera diumumkan.

Fase pertama proyek ini sedang berlangsung dengan donasi USD2 juta USD dari Binance. Upaya penanaman pohon telah dimulai di Australia, Kanada, Jerman, Ukraina, Kenya, Uganda, Ethiopia, Ghana, Afrika Selatan, Brasil, Meksiko, Kolombia, Argentina, India, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Tree Millions Alliance adalah satu langkah dari visi bersama Binance Charity dan Binance menuju industri kripto yang lebih hijau. Tahun lalu, Binance meluncurkan Binance Smart Chain (BSC), salah satu blockchain hijau terkemuka.

Jika jaringan Bitcoin mengonsumsi sekitar. 113,89 terawatt per jam per tahun (TWh/tahun) dan sistem perbankan tradisional mengonsumsi 263,72 TWh/tahun; Binance Smart Chain mengonsumsi kurang dari 1%. BSC sangat ramah lingkungan dan hemat biaya sebagai blockchain dan sebagai platform pencetakan NFT.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Launchpool XAUT Menangkap...
Launchpool XAUT Menangkap Minat Investor Terhadap Aset Kripto Berbasis Aset Fisik
Wujudkan Kepedulian...
Wujudkan Kepedulian Sosial, MNC Bank Salurkan Donasi untuk Panti Asuhan di Jakarta Timur
Menjembatani Aset Dunia...
Menjembatani Aset Dunia Nyata dengan Teknologi Blockchain
Bencana Sumatera, Peserta...
Bencana Sumatera, Peserta PLN Mobile EVenture 2025 Galang Donasi Rp149,9 Juta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Kurban, Filantropi,...
Kurban, Filantropi, dan Cara Baru Merawat Sesama
Rekomendasi
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved