Gadai Tanpa Bunga Telah Tersalur ke 8.024 Keluarga di Makassar
Senin, 01 Juni 2020 - 13:41 WIB
loading...
Pemimpin Wilayah VI Makassar PT Pegadaian (Persero), Alim Sutiono saat bertemu dengan Pj Wali Kota Makassar. Pegadaian telah menyalurkan ribuan gadai tanpa bunga kepada warga di Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - PT Pegadaian (Persero) Wilayah VI Makassar, telah menyalurkan penerima manfaat gadai peduli atau gadai tanpa bunga kepada sekitar 8.042 warga Makassar.
Hal tersebut diungkapkan Pemimpin Wilayah VI Makassar PT Pegadaian (Persero) , Alim Sutiono saat berkunjung ke rumah Jabatan Wali Kota Makassar belum lama ini.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Pegadaian Semarang Beri Pinjaman Tanpa Bunga
Alim menjelaskan, penerima manfaat gadai peduli atau gadai tanpa bunga tersebut tersebar di empat provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku dengan nilai mencapai Rp10,1 miliar.
"Penyaluran terbesar ada di kota Makassar dengan penerima manfaat sebesar 8.024 KK, nilai pinjamannya mencapai Rp5,1 miliar. Angka ini setara dengan 50% penyaluran gadai peduli kanwil VI," ujar Alim.
Tingginya permintaan gadai peduli di kota Makassar selain karena sosialisasi yang gencar dilakukan ke masyarakat, juga didukung oleh tingginya kebutuhan masyarakat untuk modal kerja dan membeli kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.
Alim menjelaskan, pihaknya akan terus menyalurkan gadai peduli untuk mendukung pemulihan ekonomi di era normal yang baru ini.
Hal tersebut diungkapkan Pemimpin Wilayah VI Makassar PT Pegadaian (Persero) , Alim Sutiono saat berkunjung ke rumah Jabatan Wali Kota Makassar belum lama ini.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Pegadaian Semarang Beri Pinjaman Tanpa Bunga
Alim menjelaskan, penerima manfaat gadai peduli atau gadai tanpa bunga tersebut tersebar di empat provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Maluku dengan nilai mencapai Rp10,1 miliar.
"Penyaluran terbesar ada di kota Makassar dengan penerima manfaat sebesar 8.024 KK, nilai pinjamannya mencapai Rp5,1 miliar. Angka ini setara dengan 50% penyaluran gadai peduli kanwil VI," ujar Alim.
Tingginya permintaan gadai peduli di kota Makassar selain karena sosialisasi yang gencar dilakukan ke masyarakat, juga didukung oleh tingginya kebutuhan masyarakat untuk modal kerja dan membeli kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.
Alim menjelaskan, pihaknya akan terus menyalurkan gadai peduli untuk mendukung pemulihan ekonomi di era normal yang baru ini.
Lihat Juga :