Taiwan dan China Balapan Masuk Pakta Perjanjian Dagang Bebas Asia Pasifik

loading...
Taiwan dan China Balapan Masuk Pakta Perjanjian Dagang Bebas Asia Pasifik
Taiwan telah mengajukan proposal untuk bergabung dengan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) hanya beberapa hari setelah China. Foto/Dok
BEIJING - Taiwan telah mengajukan proposal untuk bergabung dengan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) hanya beberapa hari setelah China juga mengungkapkan keinginan ambil bagian di perjanjian perdagangan bebas Asia-Pasifik. Tetapi posisi Taiwan bisa terancam, jika China bergabung terlebih dahulu.

Baca Juga: Taiwan: Kami Kekuatan Dunia Yang Ramah, PBB Seharusnya Menerima Mitra Baik

Pasalnya seperti diketahui hubungan kedua negara memang terbilang rumit. Taiwan menganggap dirinya sebagai negara merdeka, tetapi China hanya mengakuinya sebagai sebuah provinsi yang memisahkan diri.

Pada hari ini seperti dikutip dari BBC, Kamis (23/9/2021) Kepala Negosiator Perdagangan Taiwan, John Deng mengatakan, jika China bergabung dengan CPTPP terlebih dahulu, "maka peluang Taiwan untuk menjadi anggota akan berisiko, ini cukup jelas".



Persetujuan bulat dari total 11 anggota diperlukan bagi negara-negara baru untuk bergabung dengan pakta perjanjian perdagangan bebas Asia-Pasifik itu. Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi mengatakan, bahwa ia menyambut proposal Taiwan untuk bergabung dengan pakta tersebut, menurut laporan Kyodo News.

CPTPP awalnya diciptakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk melawan pengaruh China, tetapi Negeri Paman Sam -julukan AS- kemudian menarik diri di bawah pimpinan Presiden AS Donald Trump. CPTPP merupakan salah satu perjanjian dagang terbesar, menghubungkan sebagian besar negara di seluruh wilayah.

China belum mengomentari proposal yang diajukan Taiwan. Meski di masa lalu sering bersikeras mendorong Taiwan dikeluarkan dari banyak badan internasional jika tidak mengakui bagian dari China. Hal ini terkadang mengakibatkan Taiwan harus memakai nama yang berbeda, seperti ketika bersaing di Olimpiade sebagai Chinese Taipei.

Taiwan juga telah mengajukan permohonan untuk bergabung CPTPP dengan nama yang digunakan dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) - Wilayah Pabean Terpisah Taiwan, Penghu, Kinmen. Proposal China dan Taiwan diajukan setelah AS, Inggris dan Australia baru-baru ini mengumumkan kesepakatan keamanan kontroversial, dalam upaya yang dinilai untuk melawan pengaruh China di Asia-Pasifik.

Baca Juga: China Kirim Proposal Minta Gabung Perjanjian Dagang Trans-Pasifik
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top