Dapat Restu Indonesia, Kapasitas Proyek PLTS Raksasa Australia Digenjot 40%

Jum'at, 24 September 2021 - 15:25 WIB
loading...
A A A
CEO Sun Cable David Griffin mengatakan kepada ABC Darwin bahwa kenaikan biaya itu mencerminkan kapasitas yang lebih besar dari sistem penyimpanan dan tenaga surya Powerlink Australia-Asia. "Ini peningkatan yang signifikan, tetapi kami melakukannya karena itu meningkatkan pengembalian proyek," jelasnya.

Griffin mengatakan bahwa pengembangan pembangunan itu tidak akan membutuhkan lebih banyak lahan dari 12.000 hektare yang telah diidentifikasi di dekat Elliott, sekitar 636 kilometer selatan Darwin.

"Teknologi - baik penyimpanan tenaga surya dan baterai - terus berkembang pesat dan dengan itu, menjadi lebih efisien (dan) lebih padat energi sehingga Anda membutuhkan lebih sedikit lahan per megawatt," jelasnya.

Powerlink Australia-Asia diharapkan dapat menyalurkan listrik terbarukan ke baterai surya di Darwin, sebelum dikirim melalui kabel bawah laut sejauh 4.200 km ke Singapura. Jika berjalan sesuai rencana, proyek ini akan memasok hingga 15% kebutuhan listrik Singapura mulai 2028.

Pasokan listrik berbasis pembangkit terbarukan itu juga akan menghasilkan pengurangan emisi karbon total yang diperkirakan mencapai 8,6 juta ton CO2e per tahun.

Griffin menegaskan, persetujuan Indonesia atas izin survei bawah laut untuk memasang kabel melalui perairannya telah membawa proyek ini selangkah lebih dekat ke keberhasilan. "Indonesia adalah komponen penting dari kesuksesan proyek di masa depan," kata Griffin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Daftar Lengkap Staf...
Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved